alexametrics

Kapolda Pastikan Dosen di Palembang Tidak Terlibat Aksi Terorisme

26 Mei 2018, 22:43:14 WIB

JawaPos.com – Jajaran Polda Sumsel memastikan salah satu dosen di Palembang yang sempat disebut-sebut sebagai tempat konsultasi dua terduga teroris yang ditangkap oleh Polda Sumsel dan Densus 88 dipastikan tidak terlibat dengan jaringan teroris.

“Sudah kami datangi dan kami mintai keterangan, hasilnya memang dosen tersebut tidak terlibat sama sekali,” kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat ditemui di Unsri, Sabtu (26/5).

Berdasarkan keterangan dari dosen tersebut, dua terduga teroris yang ditangkap ini pernah menemuinya pada tahun 2011 lalu untuk meminjam uang kepadanya. Karena itu, kedatangan dua terduga teroris tersebut untuk menemuinya hanya untuk membayar utang sebesar Rp 150 ribu.

“Dosen ini juga mengaku tidak mengenal mereka yang dia (dosen) itu kenal adiknya saja,” terangnya.

Menurutnya, dua terduga teroris ini sengaja mendatangi dosen ini untuk meminta maaf karena telah meminjam utang. Karena dalam konsep terduga teroris ini, jika masih memiliki utang maka tidak akan masuk surga.

“Jadi bukan sama sekali untuk berkonsultasi terkait permasalahan aksi teror,” ujarnya.

Ia menilai seluruh warga asli Sumsel tidak ada yang terlibat dalam paham intoleransi dan ekstrimisme. Kebanyakan yang terlibat ini biasanya pendatang dari luar Sumsel. “Warga asli Sumsel itu memang dari dulu aman dan tidak mudah terpengaruh,” tutupnya.

Seperti diketahui, Polda Sumsel dan Densus 88 Antiteror berhasil menangkap dua terduga teroris yakni AR, 38 dan AA, 39 tahun di pasar KM 5 Palembang, Senin (14/5). Dua terduga teroris ini berasal dari Riau yang sengaja datang ke Palembang untuk menemui seorang dosen.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (lim/JPC)



Close Ads
Kapolda Pastikan Dosen di Palembang Tidak Terlibat Aksi Terorisme