alexametrics

Di Banyuwangi, Gus Ipul-Puti Ditargetkan Menang 75 Persen

26 Mei 2018, 18:18:54 WIB

JawaPos.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar pertemuan politik. Kedua partai merupakan pengusung Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Jawa Timur (Jatim) Saifullah Yusuf- Puti Guntur Soekarno.

Pertemuan digelar di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim, Sabtu (26/5) siang. Sejumlah petinggi kedua partai tampak hadir. Sebagai tuan rumah, Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) hadir bersama Ketua Tim Pemenangan Gus Ipul-Mbak Puti, Hikmah Bafaqih serta pengurus lainnya.

Sedangkan rombongan PDIP dipimpin Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Dia ditemani Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi dan Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari.

Gus Halim mengatakan, pertemuan ini rutin dilakukan kedua partai. “Pertemuan ini sekaligus menjadi evaluasi, monitoring dan rencana tindak lanjut. Kebetulan, kali ini pertemuan dipimpin langsung Pak Sekjen PDI Perjuangan,” terang Gus Halim.

Kakak kandung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar itu mengungkapkan tujuan pertemuan kedua partai. Yakni fokus untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim pada 27 Juni mendatang. “Tujuannya cuma satu, bagaimana Gus Ipul dan Mbak Puti menang di pemungutan suara,” tambahnya.

Pertemuan ini sekaligus menindaklanjuti hasil kinerja mesin tim kampanye setelah empat bulan kerja. PKB melakukan sejumlah pemetaan melalui survei untuk menentukan langkah tindak lanjut. Sebab setiap kabupaten maupun kota di Jatim memiliki kasuistik yang berbeda-beda.

Gus Halim optimistis melalui kebersamaan tim pemenangan, masalah di masing-masing daerah bisa di atasi. Apalagi PKB dan PDIP menjadi partai pemenang di mayoritas daerah di Jatim. “Sehingga tinggal menyatukan saja mesin pemenangan ini,” kata politikus yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Jatim itu.

Penguatan mesin pemenangan di basis-basis pemilih diharapkan dapat membuat Gus Ipul dan Puti meraih kemenangan mutlak di pesta demokrasi lima tahunan. “Penguatan yang kami lakukan bukan hanya daerah yang rentan saja. Untuk wilayah yang berpotensi kami menangkan juga kami optimalkan. Sebab kami ingin menang besar,” tegasnya.

Hasto menambahkan, silaturrahim itu menjadi bukti keseriusan kedua partai memenangkan pasangan calon nomor urut dua tersebut. PKB yang merupakan partai dengan basis Nahdliyin cukup kuat, diharapkan bisa menjadi penggerak meraup suara di daerah hijau.

“Apalagi PKB punya ilmu khusus, ilmu langitan. Sehingga jalinan kedua partai ini seperti ini loh, sulit dipisahkan,” kata Hasto sambil mengaitkan sepuluh jari di kedua tangannya.

Di antara mekanisme yang dilakukan adalah mengoptimalkan para kepala daerah dan pimpinan legislatif di masing-masing daerah. Kader PKB menguasai di 17 daerah dan PDIP di 16 daerah se-Jatim.

Misalnya Banyuwangi dan Ngawi yang memiliki bupati dari kader PDIP. “Banyuwangi kami targetkan menang 75 persen. Ngawi, kami optimistis bisa menang 80 persen,” tutur Hasto.

Tak hanya itu, kombinasi tim pemenangan juga diharapkan bisa melibatkan para ulama. “Tak lupa, kami juga tak bisa melepaskan peran yang sangat penting dari ulama dan kiai. Khususnya di daerah Madura,” lanjut politisi asal Jawa Timur itu.

Selain PKB dan PDIP, pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti juga diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Kombinasi empat partai ini memperoleh 58 kursi parlemen dari 100 kursi DPRD Jatim.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (did/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Di Banyuwangi, Gus Ipul-Puti Ditargetkan Menang 75 Persen