alexametrics

Wakil Bupati Sidoarjo Turun Langsung Bantu Pemakaman Korban Covid-19

26 Maret 2020, 13:55:40 WIB

JawaPos.com–Wakil Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Nur Ahmad Syaifuddin turut membantu proses pemakaman korban virus korona yang meninggal dunia, di salah satu pemakaman umum di Sidoarjo pada Kamis (26/3) dini hari. Selama proses pemakaman itu, wabup bersama petugas lain mengenakan pakaian pelindung diri lengkap, sesuai dengan standar.

”Saya ikut proses pemakaman ini karena ingin meyakinkan pada penggali kubur, kalau pemakaman dilakukan dengan SOP yang berlaku semua akan aman,” kata Nur Ahmad seperti dilansir dari Antara pada Kamis (26/3).

Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan, masyarakat tidak perlu takut dan panik yang berlebihan asalkan sudah sesuai dengan prosedur. ”Saya turut berduka sedalam-sedalamnya dan semoga Beliau mendapat terbaik di sisi-Nya,” kata Nur Ahmad Syaifuddin.

Dia juga meminta kepada masyarakat tidak terlalu panik dan optimistis bahwa ujian itu akan segera berlalu. ”Saya ingatkan untuk tetap di rumah saja. Bagi tenaga kerja harian dan yang harus bekerja di luar, mohon agar lebih berhati-hati dan menaati imbauan,” ujar Nur Ahmad Syaifuddin.

Prosesi pemakaman korban Covid-19 itu juga diunggah di media sosial pribadi Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin dan juga beredar di grup whatsapp.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menganggarkan sebanyak Rp 30 miliar untuk penanganan pencegahan merebaknya virus korona yang ada di kabupaten setempat. Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo A. Zaini mengatakan, anggaran tersebut sudah dihitung berdasar kebutuhan di lapangan.

”Di antaranya pembelian APD (alat pelindung diri) untuk tenaga medis, masker, cairan pembersih tangan dan pengadaan tempat cuci tangan yang rencananya dipasang ditempat fasilitas publik serta kebutuhan penunjang percepatan penanganan medis lainnya,” kata Zaini.

Dia mengatakan, di Sidoarjo saat ini juga ada tambahan dua rumah sakit rujukan pasien Covid-19 yakni RS Anwar Medika Balongbendo dan RS Khadijah Sepanjang, Taman. Sebelumnya sudah ada tiga rumah sakit rujukan yakni RSUD Sidoarjo, RS Siti Hajar, dan RS Mitra Keluarga Waru.

”Saat ini rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Sidoarjo menjadi 5 rumah sakit, dari tambahan dua rumah sakit tersebut minimal ada tambahan dua tempat isolasi setiap rumah sakit,” terang Zaini.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=KcSBoc6FwH8
 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads