alexametrics

Ada 5 Kasus Positif Covid-19, Ramai Tagar SumbarLockdown

26 Maret 2020, 20:45:08 WIB

JawaPos.com – Masyarakat Sumbar dikejutkan dengan jumlah kasus positif Covid-19. Dalam sehari, Kamis (26/3), Gubernur Irwan Prayitno mengkonfirmasi terdapat lima pasien yang positif virus korona.

Hal itu membuat masyarakat di Ranah Minang jadi geger. Tak lama berselang, di linimasa twitter ramai tanda pagar (tagar) Sumbarlockdown. Bahkan sebelumnya publik Ranah Minang sudah mendesak Gubernur Sumbar Irwan Prayitno membuat kebijakan tegas, di antaranya karantina wilayah (lockdown).

Desakan itu belum ditanggapi Irwan Prayitno. Dia mengaku baru meminta pihak Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengurangi frekuensi penerbangan ke Sumbar.

“Kita belum sampai ke sana (lockdown). Kita perketat pintu perbatasan. Lewat udara dan darat,” ujar Irwan Prayitno kepada Padek.co (Jawa Pos Group), Kamis (26/3).

Politikus PKS itu beralasan tidak memberlakukan lockdown yakni masih mempertimbangkan masyarakat Sumbar dari luar daerah yang sudah membeli tiket pesawat sejak jauh-jauh hari.

Di pihak lain, Ketua DPRD Sumbar Supardi mengaku sudah menyarankan untuk mengkarantina wilayah Sumbar. “Dari kemarin sudah disarankan (lockdown),” ujar Supardi kepada Padek.co (Jawa Pos Group), Kamis (26/3).

(Twitter)

Sebagaimana diketahui, sore tadi Irwan Prayitno mengaku sudah mendapat izin dari Ketua Gugus Tugas Nasional Penanganan Covid-19 Doni Monardo dan Litbangkes Kemenkes untuk menyampaikan hasil pemeriksaan spesimen pasien kepada publik.

“Kita sudah dapat izin umumkan sendiri hasil pemeriksaan spesimen,” kata Irwan lewat ponselnya, Kamis sore (26/3).

Berdasar data di portal resmi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov Sumbar terdapat lima orang warga Sumbar yang positif virus korona.

Kelima pasien positif itu tersebar di Padang satu orang, Pesisir Selatan satu orang, Bukittinggi dua orang, dan Tanah Datar satu orang.

Sementara untuk orang dalam pemantauan (ODP) 818 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 22 orang dan negatif 15 orang. “22 orang lagi sedang menunggu hasil pemeriksaan spesimen,” katanya.

Editor : Ilham Safutra

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads