alexametrics

Tak Dikasih Uang Buat Mabuk, Preman Kampung Acak-acak Warung Bakso

26 Maret 2019, 15:13:57 WIB

JawaPos.com – Ada-ada saja kelakuan Ardiansah, 38. Preman kampung itu mengamuk di Warung Bakso milik Nasrul, 23 di Jalan Seksama, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Senin malam (25/3).

Penyebabnya sepela. Ardiansah emosi hanya karena tak diberi uang oleh Nasrul. Uang itu rencananya akan digunakan untuk membeli tuak.

Kanitreskrim Polsek Medan Area Iptu ALP Tambunan menerangkan, pelaku menyerang korban sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu korban sedang berjualan.

“Pelaku meminta uang untuk minum tuak,” ujar Tambunan, Selasa (26/3).

Korban menolak. Lantas pelaku pun pergi. Berselang lima menit kemudian, pelaku kembali. Namun kali ini dia membawa sebilah parang.

Ardiansh muntab. Dia langsung mengamuk, bahkan mencoba membacok korban menggunakan parang.

“Beruntung korban berhasil melarikan diri,” ujar Tambunan.

Tak dapat rotan akar pun jadi. Pelaku yang geram langsung menghancurkan etalase dagangan korban.

Aksi itu dilihat masyarakat. Mereka melaporkannya ke polisi. Anggota Reskrim Polsek Medan Area kemudian datang dan langsung menangkap pelaku.

“Pelaku sudah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan. Akibat perbuatannya pelaku dijerat pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan kurungan penjara,” tutupnya.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Prayugo Utomo

Copy Editor :

Tak Dikasih Uang Buat Mabuk, Preman Kampung Acak-acak Warung Bakso