alexametrics

Pemprov Sulsel Didorong Perketat Pengawasan UMKM

26 Maret 2019, 10:54:12 WIB

JawaPos.com – Badan Standarisasi Nasional (BSN) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) agar memperketat pengawasan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satu pekerjaan rumah (PR) adalah masih adanya produk UMKM yang belum terstandarisasi.

“Untuk itu dibutuhkan pengawasan dan support dari pemerintah,” ungkap Kepala BSN Bambang Prasetya dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (26/3).

Sulsel memiliki warna tersendiri dibanding daerah-daerah lain. Tentunya usaha-usaha yang dikembangkan para pelaku UMKM juga berbeda. “Salah satu potensi yang paling mendominasi di Sulsel adalah dari sektor laut,” ucap Bambang.

Pengawasan dan dukungan dari pemerintah diyakini bakal mempengaruhi sekaligus menambah geliat pelaku UMKM untuk menciptakan produk yang syarat dengan ketentuan. Upaya ini juga dilakukan BSN untuk menyelaraskan penguatan sistem manajemen ekspor UMKM yang berasal dari Sulsel dan daerah-daerah lain di Indonesia.

“UMKM ini ketika mendapat Standar Nasional Indonesia (SNI), kadang-kadang untuk maintenance juga agak susah. Meski begitu, UMKM kami tidak boleh lelah. Harus dimonitoring terus menerus,” jelas Bambang.

Terpisah, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyatakan kesiapannya dalam membantu dan mendukung langkah BSN. “Kami berharap agar semua jenis-jenis UMKM harus distandarisasi, regulasi, peraturan, SOP dan lainnya. Kami juga ingin agar semua sistem yang ada perlu ditingkatkan,” tegas Sudirman.

Pemprov Sulsel bakal menerapkan sistem manajemen staffing dan safety agar UMKM dapat dijadikan percontohan di Kawasan Timur Indonesia. Sesuai dengan tugas BSN bersifat sentral. “Kami ingin agar UMKM bisa dijadikan HUB atau pusat sebagai sentra di Indonesia Timur. Karena dengan SNI membuat kami lebih nyaman ,” tandasnya.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Sahrul Ramadan

Copy Editor :

Pemprov Sulsel Didorong Perketat Pengawasan UMKM