alexametrics

Mendag: Impor Bahan Baku dan Barang Modal Jangan Dihalangi

26 Februari 2019, 19:13:18 WIB

JawaPos.com- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengakui tingginya angka impor Indonesia. Kendati demikian, dirinya mengaku tak terlalu khawatir terhadap kondisi itu.

Enggar mengatakan, tingginya angka impor hanya terjadi pada bahan baku dan barang modal. Menurutnya, itu masih wajar.

Sebab, pada akhirnya industri dalam negeri juga yang akan membutuhkan. Hanya saja memang tidak akan terlihat dalam jangka pendek.

“Mayoritas yang diimpor masih dari kategori bahan baku dan barang modal. Pada dasarnya, untuk mengisi kebutuhan dalam negeri dan untuk ekspor itu meningkat,” kata Enggar di Surabaya, Selasa (26/2).

Untuk itu, dirinya berharap tidak ada halangan apapun dalam hal impor bahan baku dan barang modal. Meski, dirinya sadar bahwa ada yang namanya ketergantungan terhadap impor.

Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan dirinya agar menyiapkan industri pengganti bahan baku dan barang modal. Enggar menyatakan telah menyiapkan indistri penggantinya.

“Makanya, impor bahan baku dan barang modal jangan dihalangi. Karena kita perlu. Meski presiden telah mewanti-wanti ketergantungan untuk bahan baku, segera diantisipasi,” tambah Enggar.

Begitu pula dengan impor barang konsumsi. Enggar menjamin tidak akan ada larangan apapun terkait impor barang konsumsi. 

“Hanya kalau impor barang konsumsi, kita harus lebih hati-hati. Kita tidak boleh melarang. Tapi, hati-hati,” tuturnya.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Aryo Mahendro

Copy Editor :

Mendag: Impor Bahan Baku dan Barang Modal Jangan Dihalangi