alexametrics

Kasus Slamet Ma’arif Dihentikan, Berikut Alasan Lengkapnya

26 Februari 2019, 14:52:42 WIB

JawaPos.com – Kasus dugaan pelanggaran pemilu yang melibatkan Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif tak bisa dilanjutkan. Ada beberapa alasan yang membuat kasus ini dihentikan.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja mengatakan, kasus ini belum bisa dilimpahkan ke kejaksaan lantaran tak terpenuhinya sejumlah unsur. Pertama, yakni terdapat penafsiran yang berbeda terhadap makna kampanye dari ahli pidana dan KPUD Solo.

“Yang kedua, belum ditemukan motif atau mens rea dari tersangka karena yang bersangkutan tidak hadir setelah dua kali dipanggil,” katanya, Selasa (26/2). Sementara, tenggat waktu penanganan kasus ini sudah kadaluwarsa per 21 Februari 2019 kemarin usai 14 hari durasi penyidikan. 

“Yang ketiga, keputusan rapat sentra Gakkumdu Kota Surakarta (Solo), berdasarkan pertimbangan tersebut maka diputuskanlah kasus ini tidak bisa dilanjutkan,” imbuhnya.

Dalam hal ini, lanjut Agus, pihaknya menghormati semua pendapat dari semua unsur di sentra Gakkumdu. Kepolisian, menurutnya, juga sudah berupaya menyikapi kasus ini dengan objektif dan profesional.

Sebelumnya, penetapan tersangka terhadap Slamet Ma’arif sendiri adalah berdasarkan hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan penyidik Polresta Solo, Kamis (7/2). Penyidik kemudian melakukan gelar perkara untuk memutuskan status Ketua Umum PA 212 tersebut.

Slamet Ma’arif dijerat dengan pasal 492 dan 521 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Sebelumnya, Slamet dilaporkan Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo. Setelah dilakukan pemeriksaan, Bawaslu menemukan adanya dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Slamet saat menghadiri Tablig Akbar PA 212 di Solo, Minggu (13/1).

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro



Close Ads
Kasus Slamet Ma'arif Dihentikan, Berikut Alasan Lengkapnya