alexametrics

Gempa 7,6 SR di Papua, Begini Dampaknya

26 Februari 2018, 16:36:32 WIB

JawaPos.com – Gempa bumi berkekuatan 7,6 SR di Papua Nugini pada Senin (26/2) dini hari cukup dirasakan di Provinsi Papua. Sempat disebut berpotensi tsunami, namun begini dampaknya.

Dari data yang didapatkan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terdapat beberapa kerusakan rumah dan fasilitas umum di Kabupaten Bovendigoel, Papua.

Di antaranya 1 masjid, 1 pos TNI, Gedung SD, kantor distrik, 1 rumah warga rusak di wilayah distrik perbatasan Mindiptanah, Kombut, Arimop. “Dikarenakan pusat gempa di wilayah Papua Nugini, maka beberapa wilayah di Papua Indonesia merasakan guncangan gempa,” jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada JawaPos.com, Senin (26/2).

Gempa 7,6 SR di Papua, Begini Dampaknya
Bentuk kerusakan bangunan akibat gempa di Papua. (Istimewa)

Wilayah yang merasakan goncangan tersebut yakni di Tanah Merah, Merauke, dan Oksibil. “Ya karena sebagian besar rumah daerah terdiri dari kayu dan atap seng yang mampu meredam gempa,” sebut Sutopo.

Sebagaimana laporan dari BPBD Papua, situasi dan kondisi Kota Bovendiguel pascagempa bumi yang terjadi subuh dini hari, Senin (26/2) pukul 02.44,45 WIT atau pukul 00.44,45 WIB, untuk Kota Tanah Merah aman. Hanya memang ada kepanikan warga akibat gempa yang terjadi.

“BPBD Papua dan BNPB kesulitan mendapatkan informasi karena belum terbentuknya BPBD di Bovendiguel. Maka, kami berusaha hubungi teman-teman di Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial di lapangan,” ungkap Sutopo.

Kabar terakhir, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Kondisi medan yang jauh, aksesibilitas terbatas dan jaringan komunikasi yang sulit membuat proses pendataan terhambat sampai saat ini.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (rgm/JPC)

Gempa 7,6 SR di Papua, Begini Dampaknya