JawaPos Radar

Brak! Motor Lawan Pikap, Tiga Orang Tewas

26/02/2018, 03:09 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kecelakaan Maut
RINGSEK: Kondisi pikap yang terlibat kecelakaan di Bululawang, Minggu (25/2) malam. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Kecelakaan maut terjadi di kawasan Sudimoro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (25/2) malam. Sebuah pikap diketahui menghajar sebuah motor yang ditunggangi pasangan suami istri. Setidaknya tiga orang dikabarkan tewas dalam peristiwa tersebut.

Mereka adalah pasangan suami istri Suliyah,50, dan Kasiyanto, 55, warga Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang serta Maulana Fikri, 31, warga Pakis Malang.

Informasi yang berhasil didapatkan, peristiwa maut tersebut bermula sewaktu pengendara motor Honda Beat bernopol N 5559 IY melaju dari arah barat menuju timur. Motor ini ditunggangi oleh Suliyah dan Kasiyanto.

Dari arah berlawanan, menurut saksi mata, Ismail, 45, warga Sudimoro, mobil pikap nopol N 9579 CD yang dikemudikan Maulana Fikri, 31 warga Sumberkradenan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang ini melaju dari timur menuju barat.

Entah apa yang terjadi hingga keduanya terlibat kecelakaan. Pikap yang mengangkut buah pepaya itu bahkan hingga terbalik diduga lantaran kencangnya laju kendaraan.

Badan pikap sempat menabrak pembatas jalan di pinggir jalan, dan membuatnya hancur, karena tertindih oleh body kendaraan. "Mobilnya terbalik, buk-nya (pembatas jalan) sampai hancur," kata Ismail, di lokasi kejadian.

Akibat kejadian ini, tiga orang dinyatakan meninggal dunia. Ketiganya adalah Maulana, Suliyah dan Kasianto. 

Sementara itu, kernet pikap yang masih belum diketahui identitasnya, dilarikan ke RS Bokor. "Kernetnya masih hidup, tapi sepertinya kritis," imbuhnya. 

Sementara itu, Bidang Pemberitaan PMI Kabupaten Malang, Handoyo, menjelaskan, begitu mendapatkan kabar kecelakaan, tim PMI segera meluncur ke lokasi kejadian. 

Saat ini, jenazah sudah berada di kamar mayat RSSA Malang. "Kami bantu evakuasi korban. Karena korban dalam keadaan meninggal, langsung dibawa ke IKF (Instalasi Kedokteran Forensik) RSSA," kata dia.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up