alexametrics

Otak Pemerkosaan dan Pembakaran Inah Serahkan Diri

26 Januari 2019, 09:18:19 WIB

JawaPos.com – Otak pemerkosaan dan pembakaran terhadap Inah Antimurti, 20, akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Penyerahan diri dilakukan tak lama setelah Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Zulkarnain Adinegera mengeluarkan ultimatum akan melakukan tembak mati.

Tersangka adalah Asri Marli. Pria 30 tahun itu masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak lima hari lalu. Asri menjadi buruan Polda Sumsel dan Polres Ogan Ilir setelah melakukan aksi pemerkosaan dan pembunuhan.

Kanit 1 Subdit III Direktorat Reskrimum Polda Sumsel Kompol Antoni membenarkan bahwa Asri telah menyerahkan diri karena ingin mempertanggung jawabkan perbuatannya. “Ya benar, saat ini pelaku masih diperiksa dan dimintai keterangan,” kata Antoni saat ditemui, Jumat (25/1) malam.

Sementara itu, Asri Marli menyerahkan diri ke polisi setelah disuruh pihak keluarga. Ia mengaku sempat pergi ke beberapa daerah usai melakukan aksi pembunuhan. Kemudian saat pulang, Asri langung disuruh untuk menyerahkan diri. “Saya kabur karena takut, pak. Tapi pas pulang ke rumah, saya disuruh keluarga untuk menyerahkan diri,” aku Asri.

Berdasarkan keterangan empat tersangka yang ditangkap lebih dulu, Asri merupakan otak pelaku pemerkosaan dan pembunuhan. Aksi tersebut dilatari utang korban kepada Asri sebesar Rp 1,5 juta.

Hingga akhirnya korban diajak ke kontrakan Asri untuk melancarkan aksi tersebut. Untuk menghilangkan barang bukti, korban bersama spring bed dibakar dan dibuang di kawasan Ogan Ilir, Sumsel.

Korban yang sudah hangus terbakar lantas ditemukan seorang warga dan melaporkannya ke Polre Ogan Ilir. Polisi sempat kebingungan mencari identitas korban. Hingga keluarga Soparudin, 60, mengaku kehilangan putri kelimanya. Setelah melalui proses sekunder dan tes DNA, ternyata hasilnya cocok. Polisi memastikan korban adalah Inah Antimurti putri dari Soparudin.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Alwi Alim

Otak Pemerkosaan dan Pembakaran Inah Serahkan Diri