JawaPos Radar

Anak Usia Dini Diajarkan Misi Pencarian dan Pertolongan

26/01/2018, 02:10 WIB | Editor: Budi Warsito
Anak Usia Dini Diajarkan Misi Pencarian dan Pertolongan
Murid TK Al Azhar Kairo Banda Aceh berkunjung dan mengenal Kapal KN Kresna 232 Banda Aceh di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Kamis (25/1). (Murti Ali Lingga/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Provinsi Aceh dikenal dengan daerah rawan bencana. Masyarakat dituntut untuk menyiapkan dirin untuk siap menghadapinya, termasuk juga anak di usia dini.

Pemerintah dan instansi terkait diharuskan memberi pemahaman dan sosialisai mitigasi bencana. Seperti yang dilakukan kepada 100 murid Taman Kanak-kanak (TK) dari Kota Banda Aceh yang melakukan kujungan ke Kapal KN SAR Kresna 232 Banda Aceh di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh, Kamis (25/1).

Dimana para siswa itu, setibanya mereka langsung naik dan dikenalkan tentang kapal. Mereka juga mendapatkan pelajaran mitigasi.

Anak Usia Dini Diajarkan Misi Pencarian dan Pertolongan
Murid TK Al Azhar Kairo Banda Aceh berkunjung dan mengenal Kapal KN Kresna 232 Banda Aceh di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Kamis (25/1). (Murti Ali Lingga/JawaPos.com)

Kapten Kapal KN Kresna 232 SAR Banda Aceh Supriyadi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu progaram Basarnas Banda Aceh untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang fungsi serta tugas yang diemban pihaknya.

"Ini kegiatan rutin, namanya SAR Goes To School. Pada kegiatan ini kita mensosialisasikan terhadap murid atau siswa tentang pentingnya keselamatan di bidang pencarian dan pertolongan,"
kata Supriyadi kepada JawPos.com.

Menurut Supriyadi, kegiatan ini sangat penting dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada anak usia dini tentang SAR berserta tugas-tugasnya. Mereka diharapkan mengerti pentingnya keselamatan di mana pun berada, khususnya di laut.

"Meteri yang disamapaikan di antaranya menegenal kapal SAR, alat -alat keselamatan, navigasi, perahu sekoci dan lainnya. Ini diberikan agar mereka merasakan dan tahu bagaimana cara memakai dengan baik dan benar," jelasnya.

Ia menambahkan, SAR Goes To School sudah diberlangsung sejak dua tahun yang lalu dan sudah banyak TK maupun sekolah wilayah Banda Aceh yang berkunjung.

"Bagi TK dan sekolah-sekolah daerah lain di wilayah Aceh silakan datang dan mengenal Kapal KN Kresna 232. Kami dengan senang hati dan terbukan menerimanya," tuturnya.

Ia menilai kegiatan ini sangat penting dilakukan apalagi wilayah Aceh dikenal memiliki potensi bencana baik bencana alam, pelayaran, penerbangan dan lainnya.

Sementara itu, Kepala TK Al Azhar Kairo Banda Aceh Sartika menuturkan, kunjungan yang dilakukannya beserta 100 muridnya merupakan kegitan rutin atau tahunan. Ini dilakukan untuk memberikan dan sekaligus mengajak murid untuk mengenal dunia luar.

"Ini program tahunan berupa Field Trip dan Vacation Day. Hari ini temanya kapal dan kita diberikan kesempatan untuk berkunjug ke Kapal KN Kresna 232 SAR Banda Aceh," kata Srtika.

Menurut dia, kegiatan ini bermanfaat karena para murid diberikan pengetahuan bagaimana SAR melakukan penyelamatan dan menangani korban bencana. Ini sangat penting sehingga dapat membuka wawasan dan cakrawala anak-anak.

"Sebelumnya mengunjungi Kapal KN Kresna 232, kita terlebih dahulu memberikan informasi tentang keberadaannya dan tugasnya. Dan membahas tentang kapal dalam kelas sebelumnya," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, sambungnya, para murid bisa mengetahui bagaimana Tim SAR bekerja, tugasnya dan banyak hal lainnya.

"Karena kalau kapal komersil hanya berangkat dan mengangkut penumpang. Tapi SAR berlayar ketika dalam kondisi emergency. Jadi banyak yang dapat kita jelaskan dan sampaikan," sebutnya.

(mal/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up