Dinkes Kalsel Sebut Sudah Periksa 46 Sampel Terkait Polio

25 November 2022, 11:32:10 WIB

JawaPos.com–Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan, sebanyak 46 sampel sempat diperiksa terkait polio. Sampel-sampel itu dikirimkan sesuai standar.

”Jadi 46 ini sampel kami kirimkan. Alhamdulillah negatif. Jadi Kalsel betul-betul aman polio saat ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Diauddin seperti dilansir dari Antara di Banjarmasin.

Menurut dia, sampel terkait Polio yang diperiksa tersebut diambil dari anak yang diduga ada gejala awal mengalami tertular virus yang bisa membuat kelumpuhan dan kematian tersebut.

Dia menjelaskan, kasus polio kembali ditemukan di Indonesia hingga pemerintah menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Hal tersebut jadi perhatian Pemprov Kalsel untuk melakukan mendeteksi secara serius.

”Dinkes Kalsel berkoordinasi dengan dinkes 13 kabupaten/kota melakukan penyusuran hingga terkumpul 46 sampel tersebut untuk diperiksa lebih lanjut dikirim ke pusat,” ucap Diauddin.

Hasilnya menurut dia, semua sampel yang ditemukan tersebut negatif. ”Meski demikian, semua harus waspada, bagi anak yang belum dapat vaksinasi polio segera dibawa ke puskesmas,” tutur Diauddin.

Terkait vaksinasi Polio, Diauddin menyampaikan, capaian hingga Oktober sudah di angka 60 persen untuk Kalsel. Jumlah capaian tersebut sudah bagus untuk target nasional.

”Insya Allah, akhir tahun kita bisa capai,” kata Diauddin.

Diauddin menjelaskan, penyakit polio sebetulnya bisa menular, namun bisa diantisipasi dengan cara pola hidup yang sehat. ”Virus Polio menular sebenarnya, hidup di tubuh manusia, keluar lewat feses menyebar dengan cepat melalui komunitas, terutama dalam situasi kebersihan dan sanitasi yang buruk,” papar Diauddin.

Seperti diketahui, dengan ditemukannya kembali kasus polio di Kabupaten Pidie, Aceh, Pemerintah Indonesia telah menetapkan temuan itu sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Pemberlakuan KLB lantaran bahaya polio bisa memicu kelumpuhan permanen bahkan hingga kematian, terutama pada anak berusia di bawah lima tahun yang belum divaksinasi polio.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads