alexametrics

Empat Siswa Kena Covid-19 Selama Pembelajaran Tatap Muka di Jogjakarta

25 November 2021, 16:09:43 WIB

JawaPos.com–Hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada siswa dan guru dari sejumlah sekolah yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka di Kota Jogjakarta menunjukkan ada empat siswa yang dikonfirmasi positif Covid-19.

”Dari 1.015 sampel yang diambil dari 14 sekolah, terdapat empat siswa dengan hasil positif Covid-19. Semuanya dari satu sekolah,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jogjakarta Heroe Poerwadi seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta, Kamis (25/11).

Temuan kasus infeksi virus korona tersebut ditindaklanjuti dengan pelacakan dan pemeriksaan terhadap orang-orang yang melakukan kontak erat dengan siswa yang tertular Covid-19. Jumlah kontak erat yang diperiksa tercatat 59 orang.

”Testing dilakukan hari ini (25/11). Dari pemantauan sementara, 70 persen kontak erat menunjukkan hasil negatif,” terang Heroe.

Dia mengatakan, empat siswa yang dikonfirmasi positif Covid-19 dalam kondisi yang baik, semuanya tidak mengalami gejala sakit. ”Keempatnya juga sudah divaksinasi,” papar Heroe.

Heroe mengatakan, penyebab keempat siswa itu tertular Covid-19 masih ditelusuri. ”Ada (yang) orang tuanya berada di luar daerah dan baru datang ke Jogjakarta. Ada juga siswa yang orang tuanya mengalami Covid-19 pada Juli, sehingga kemungkinan masih ada sisa cangkang virus yang terdeteksi karena CT-nya tinggi, 37,” terang Heroe.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Jogjakarta Budhi Asrori menambahkan, kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah yang empat siswanya tertular Covid-19 untuk sementara dihentikan.

”Kami hentikan selama lima hari. Seluruh pembelajaran kembali dialihkan ke sistem daring,” kata Budhi Asrori.

Dengan temuan kasus Covid-19 pada siswa tersebut, jumlah kasus Covid-19 harian di Kota Jogjakarta bertambah menjadi 11 kasus pada Rabu (24/11). Selain dari hasil pemeriksaan di sekolah, kasus infeksi virus korona dideteksi dari pemeriksaan penapisan pasien di rumah sakit dan pelacakan kontak erat.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara




Close Ads