alexametrics

Para Pembunuh Hendak Bersujud di Kaki, Orang Tua Sofyan Luapkan Emosi

25 November 2018, 09:59:53 WIB

JawaPos.com – Keluarga Sofyan, sopir taksi online yang dibunuh para perampok di Palembang, yang masih tak rela atas kepergian almarhum itu menunjukkan emosinya ketika bertemu para tersangka. “Maafmu tak mampu mengembalikan anak dan suami kami!” begitulah ucapan yang terlontar dari mulut keluarga korban.

Meski berada di hadapan Kapolda Sumsel beserta jajarannya, keluarga tetap tak mampu membendung luapan emosi mereka saat melihat para tersangka. Bahkan, beberapa anggota pun harus menjaga ketat kedua tersangka agar tidak menjadi amukan keluarga korban.

Kemarahan ini juga ditampakkan oleh orang tua korban yang berada di lokasi. Meski sudah renta, emosi itu terlihat jelas saat salah satu tersangka ingin bersujud meminta maaf kepada orang tua korban yakni Kgs Roni, 73.

Para Pembunuh Hendak Bersujud di Kaki, Orang Tua Sofyan Luapkan Emosi
Tersangka pembunuh Sofyan, sopir taksi online di Palembang (Alwi Alim/JawaPos.com)

Orang tua Sofyan itu tak sudi menerima sujud dari tersangka. Bahkan, sang ayah pun sempat berucap, “Kau tahu tidak yang kau bunuh itu sudah memiliki istri dan empat anak yang masih kecil,” ucap Roni dengan penuh emosi.

Kondisi pun makin memanas sehingga polisi pun langsung mengamankan tersangka ke dalam sel tahanan Polda Sumsel.

Begitulah sekilas kondisi di Mapolda Sumsel saat Kapolda Irjen Pol Zulkarnain merilis tersangka pembunuhan Sofyan dengan menghadirkan dua tersangka yakni FR, 16, dan Acundra, 21, Jumat (23/11).

Sementara itu, Kapolda mengtakan kasus ini tergolong luar biasa karena menghilangkan nyawa seseorang. Tentunya, ancaman maksimal adalah hukuman mati.

“Kami harap JPU memberikan tuntutan itu dan hakim memberikan keputusan atas tuntutan tersebut,” katanya.

Ia mengaku jika ancaman hukuman mati ini diwujudkan maka dapat memberikan efek jera kepada pelaku supaya ke depan tidak ada lagi kejahatan serupa.

Untuk pelaku yang masih tergolong di bawah umur tentu hukuman yang diterima tidak sama karena sifatnya binaan agar tidak mematikan masa depannya. “Saat ini kami terus mengejar pelaku yang masih buron yakni Akbar,” tutupnya.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/lim/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Para Pembunuh Hendak Bersujud di Kaki, Orang Tua Sofyan Luapkan Emosi