alexametrics

Usai Diperkosa, Anak SD Ditemukan Tewas Dengan Usus Terburai

25 Oktober 2018, 20:00:24 WIB

JawaPos.com – Seorang anak yang diperkirakan berusia 11 hingga 12 tahun ditemukan tewas mengenaskan. Korban diketahui berinisial AV. Dia merupakan siswa yang duduk di bangku kelas V Sekolah Dasar (SD). Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan. Isi perutnya terurai dan masih mengenakan seragam dan sepatu sekolah.

Kapolres Rokan Hilir (Rohil), AKBP Sigit Adiwuryanto mengatakan, bocah perempuan itu ditemukan warga di dalam kebun sawit Dusun Rejosari, Desa Tanjung Medan Utara, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rohil, Riau, Rabu (24/10) siang.

“Awalnya korban dilaporkan tidak pulang ke rumah setelah pulang sekolah dari pukul 12.30 WIB. Setelah dilakukan pencarian, ditemukan korban sudah tidak bernyawa,” ujar Kapolres, Kamis (25/10) petang.

Saat ditemukan korban dalam keadaan terlentang berlumuran darah. Bahkan ia masih mengenakan jilbab, seragam pramuka dan sepatu sekolah yang melekat di kakinya.

“Perutnya terluka hingga isi perut terburai. Dari keterangan warga, pelaku diduga merupakan pekerja sawit. Sebab saat itu, pelaku kebetulan juga ikut bekerja untuk menimbang buah sawit yang sudah selesai di panen,” bebernya.

Jarak antara pondok penimbangan sawit dengan lokasi penemuan korban sekitar 150 meter. Pada siang itu, saksi berinsial BM melihat korban melintas dari pondok menuju rumahnya.

Tapi tak lama kemudian, BM mendengar jeritan suara anak perempuan. BM tidak menghiraukannya karena dia berpikir kalau jeritan itu hanya main-main saja.

“Setelah lama menunggu buah yang ditimbang pelaku, saksi merasa curiga. Akhirnya ketika melintas di lokasi didapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” kata dia.

Saksi langsung melaporkannya kepada warga dan Polsek Pujud. Dari hasil keterangan saksi itulah, akhirnya polisi melakukan penyelidikan. Pelaku diketahui bernama Hendri Limbong, 32. Ia berhasil ditangkap dalam waktu 24 jam setelah korban ditemukan, Kamis dini hari.

“Dia ditangkap di rumahnya di Desa Tanjung Medan. Awalnya pelaku tidak mengaku melakukan pembunuhan. Tetapi setelah ditemukan bukti sehelai baju dengan bekas 5 jari, akhirnya dia mengaku,” jelasnya.

Aksi keji itu diakui pelaku karena khilaf telah memperkosa korban sebanyak satu kali. Ia tidak tahu apa yang harus dilakukannya sehingga ia memotong perut korban.

“Pelaku dan barang bukti kita bawa ke Polsek Pujud untuk penyidikan lebih lanjut,” bebernya.

Adapun barang bukti yang diamankan diantaranya, sehelai baju kaos yang ada jari korban, sehelai celana panjang, sehelai celana dalam, pisau carter, dan sehelai jilbab milik korban, serta barang bukti lainnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (ica/JPC)

Usai Diperkosa, Anak SD Ditemukan Tewas Dengan Usus Terburai