alexametrics

Dana Bantuan Cair, Pembangunan Hunian Bagi Warga Lombok Dipercepat

25 Oktober 2018, 14:39:02 WIB

JawaPos.com- Bantuan untuk pembangunan rumah bagi korban bencana gempa Lombok dan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah cair. Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimudjono, di sela agenda kunjungan kerjanya di Batam, Kamis (25/10).

Sejatinya peroses pencairan dana bantuan itu memakan waktu yang cukup lama. Namun dengan penyederhanaan prosedur, bantuan sudah cair pada minggu kedua bulan ini.

“Kami upayakan cepat dan segera cair. Dua minggu lalu sudah diserahkan ke masyarakat,” kata Basuki ketika ditemui di Aston Hotel, Lubuk Baja, Batam.

Basuki melanjutkan, bantuan yang diberikan terbagi menjadi dua jenis. Bantuan itu menyesuaikan dengan kerusakan rumah warga.

Bagi warga yang huniannya rusak parah, akan mendapatkan bantuan sebesar Rp50 juta. Sedangkan rumah yang rusak sedang dan ringan akan mendapat bantuan sebesar Rp25 juta.

Basuki mengaku tidak hafal berapa banyak rumah warga yang akan kembali dibangun. Kendati demikian, dia menyebut ada lebih dari 50 ribu rumah yang akan dibangun di Lombok dan NTB.

Menteri yang jago menggebuk drum ini melanjutkan, ia berharap pembangunan hunian ini akan berlangsung cepat. Seperti pengalaman sebelumnya membangun kembali rumah warga yang terdampak gempa di Yogyakarta pada 2006 lalu.

Sebelumnya, Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Syarif Burhanudin, saat kunjungan kerjanya di Batam pada Selasa (9/10) lalu mengatakan, proses rekonstruksi hunian masyarakat Lombok dan NTB ini berjalan agak lambat. Itu disebabkan beberapa faktor. Salah satunya adalah keengganan masyarakat untuk mendiami rumah permanen dengan konsep yang ditawarkan pemerintah.

Masyarakat lombok yang umumnya memiliki rumah dengan tembok beton masih ragu dengan bangunan tipe rumah instan sederhana sehat (risa), rumah instan kayu (rika), rumah instan konvensional (riko) yang ditawarkan. Sehingga sosialisasi perihal penggunaan konstruksi jenis ini menjadi tugas utama tim satgas yang ada di Lombok.

Sejauh ini, baru ada 1.800 warga yang tertarik menggunakan Risa, sehingga fokus tim di lapangan adalah bagaimana mengajak lebih banyak masyarakat untuk mau membangun rumah yang memiliki sistem knock down ini

 

Editor : Dida Tenola

Reporter : (bbi/JPC)



Close Ads
Dana Bantuan Cair, Pembangunan Hunian Bagi Warga Lombok Dipercepat