JawaPos Radar

Bus Terjun ke Jurang, Korban: Sopir Tidak Menguasai Medan

25/09/2018, 20:04 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kecelakaan Maut
DIRAWAT: Sejumlah korban bus maut tengah menjalani perawatan di RSUD Karanganyar, Selasa (25/9). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Penyebab kecelakaan bus PO Suka Damai yang terjun ke jurang di kawasan Magetan, Jawa Timur pada Selasa (25/9) siang dipastikan bukanlah disebabkan karena sopir yang ugal-ugalan. Melainkan karena sopir yang diketahui bernama Agus Riyanto, 41, belum menguasai medan yang dilwatinya.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang guru SMK PGRI 1 Karanganyar, Rudi Priyanto yang turut menjadi korban. Sewaktu kejadian, pria berumur 46 tahun tersebut duduk di bangku barisan depan.

Sebelum kecelakaan terjadi, Rudi bertugas mendampingi para siswa yang akan melakukan kunjungan kerja industri (KI) ke Madiun dan Bali. Saat melewati tempat kejadian, sebenarnya sopir bus melaju dengan pelan.

Bus Masuk Jurang
MASUK JURANG: Kondisi bus PO Suka Damai yang membawa rombongan siswa dan guru SMK PGRI 1 Karanganyar terjun ke jurang di kawasan Magetan, Jawa Timur, Selasa (25/9). (Istimewa)

"Karena pengemudi juga tidak mengetahui medannya, maka bus melaju dengan pelan," terang Rudi yang mengalami luka ringan. Kemudian, lanjut Rudi, saat melewati tikungan tajam sopir ternyata tidak dapat menguasai kendaraan. Akhirnya bus hilang kendali dan langsung masuk ke jurang. "Bus hilang kendali dan langsung terjun ke jurang," ucapnya.

Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah penumpang mengalami luka ringan dan berat. Sementara 2 orang yakni sopir bus dan kru yang bernama Elmufida Ullya, 23, dari biro travel meninggal dunia. Agus, sopir bus diketahui sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Magetan, namun karena lukanya cukup parah, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Sejauh ini, sejumlah korban bus masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit. Penumpang yang dirawat tersebar di sejumlah rumah sakit yakni di Plaosan, RSUD Jengglong Karanganyar dan di Magetan.

Kasatlantas Polres Magetan, AKP Himawan Setiawan menjelaskan, jalur yang dilalui oleh bus yang mengantarkan rombongan dengan tujuan kunjungan industri ke Madiun dan Bali itu terdapat turunan tajam dan berbelok.

"Dari hasil olah TKP, diduga si sopir tidak mengenal medan, kemudian dia terlalu mengambil jalur ke kanan. Sehingga, saat melakukan antisipasi sudah tidak mengambil jalur ke kanan lagi sehingga masuk jurang," urainya kepada JawaPos.com, Selasa (25/9).

Menurutnya, kejadian ini murni kelalaian manusianya. "Kalau dari pemeriksaan kondisi kendaraan semua bagus, bus juga buatan tahun muda. Semuanya dalam kondisi baik tidak ada kerusakan," pungkasnya.

Berikut daftar korban yang dirawat di RSUD Karanganyar,
1. Eny Dwi,48 warga Bejen Karanganyar
2.Sugiyanto,46, warga Jumantono
3.Purwanto,17 warga Sepat, Kalijarak, Tasikmadu, 
4. Siti Prihatin,47,waga Derso, Kayuapak, Suruh Kalang
5. Hendi Widayat,17, warga Pojok, Delingan, Karanganyar
6. Wiwik,43, warga Derso, Kayuapak, Suruh Kalah
7. Rudi Priyanto,46, warga Gaum, Tasikmadu

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up