Neno Warisman Kembali 'Ditolak', Massa Blokir Jalan Keluar Bandara

25/08/2018, 16:15 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
DITUTUP: Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto berbincang dengan Neno melalui jendela mobil. Ia meminta agar Neno bisa mengambil arah memutar, karena jalan diblokir. (Virda Elisya/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Presidium gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman tiba di Pekanbaru, Riau, pada Sabtu (25/8) sore. Massa yang tak terima kedatangan Neno pun langsung memblokir akses jalan keluar bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. 

Menurut pantauan JawaPos.com di lokasi, Neno yang menumpangi mobil sedan warna putih keluar dari bandara sekira pukul 15.30 WIB. Ia tak bisa keluar sebab pagar yang berada di bandara ditutup paksa oleh massa. Hingga kini Neno masih tertahan di dalam mobilnya sedan dengan plat D 1352 AFK tersebut.

Tampak ratusan aparat gabungan yang terdiri dari TNI AU, TNI AD dan Polri berjaga di lokasi untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. 

Massa menolak kedatangan Neno Warisman dengan cara memblokir jalan menuju bandara Sultan Syarim Kasim di Pekanbaru, Sabtu (25/8). (Virda Elisya/JawaPos.com)

Mobil yang ditumpangi Neno juga hanya dapat berdiam di lokasi. Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto pun berbincang dengan Neno melalui jendela mobil. Ia meminta agar Neno bisa memutar arah saja. "Gak bisa lewat yah. Coba putar arah saja. Kita masih berupaya negosiasi agar (pagar) bisa dibuka," ujarnya kepada Neno. 

Sementara itu, massa yang membawa spanduk bertuliskan masyarakat Melayu menolak Neno Warisman. "Perusuh!!!. Kami tidak mau dipecah belah. Pulang, pulang, pulang," teriak massa.

Untuk diketahui, deklarasi #2019GantiPresiden semula direncanakan berlangsung pada Minggu (26/8). Namun pada Jumat (24/8) kemarin, panitia deklarasi mengundur jadwalnya. Aksi itu akan dilangsungkan pada 2 September mendatang.

Acara itu diundur karena Neno tak dapat hadir. Sebab Neno harus menghadiri deklarasi di wilayah lainnya, seperti di Surabaya. Selain itu, alasan penundaan karena belum adanya surat izin rekomendasi dari pihak kepolisian Polresta Pekanbaru dan Polda Riau.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi