JawaPos Radar

Lacak Pelaku Penembakan Polisi, Sejumlah Anjing Pelacak Diterjunkan

25/08/2018, 23:10 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Anjing Pelacak
Anjing pelacak dikerahkan saat penyisiran di sekitar lokasi kejadian dua anggota polisi yang ditembaki di tol Kanci-Pejagan. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com – Tim gabungan kepolisian diterjunkan untuk melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku penyerangan, pascakejadian penembakan dua anggota polisi PJR Ditlantas Polda Jabar di tol Kanci-Palikanci, tepatnya di KM 224, Sabtu (25/8). Setidaknya sekitar 12 anggota Brimob Polda Jabar melakukan penyisiran lokasi.

Dalam penyisiran tersebut, mereka juga menggunakan dua anjing pelacak jenis Mix Herder dan Belgian Malinois. Kedua jenis anjing pelacak tersebut punya keahlian berbeda. Mix Herder bertugas mendeteksi bahan peledak dan senjata api, sementara Anjing Belgian melacak secara umum.

Informasi yang didapat dari penyisiran lokasi kejadian penembakan di Desa Tambelang, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon tepatnya di KM 244 tol Kanci-Pejagan, diduga ketiga pelaku menelusup masuk ke perlintasan tol melalui pemukiman warga dan areal persawahan atau sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Penembakan Misterius
Pembatas kawat berduri di Jalan tol KM 244 yang diduga jalur masuk ketiga pelaku diberi garis polisi. (Istimewa)

Di antara bahu jalan tol dan areal persawahan terdapat duri pembatas. Tak jauh dari lokasi kejadian, ditemukan sebaris pembatas kawat duri yang dijebol. Diduga kuat, pembatas kawat berduri itu sengaja dirusak sebagai jalur masuk ketiga pelaku menuju area tol. Pintu jalur masuk kini sudah diberi tanda garis polisi.

Saat penyisiran berlangsung, polisi pun mengamankan serpihan kaca mobil yang pecah akibat terjadi baku tembak antara ketiga pelaku dan dua anggota polisi PJR. Anggota Brimob masih berjaga-jaga di lokasi kejadian sekaligus mencari bukti baru.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan sudah menerjunkan personel gabungan untuk melacak keberadaan pelaku yang sudah membuat anggotanya kritis terkena tembakan.

"Kami kerahkan tim gabungan untuk melakukan pengejaran dan menangkap pelaku. Hingga kini, belum dipastikan apakah kejadian tersebut ada unsur teroris atau bukan," ujarnya.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up