JawaPos Radar

Gempa Lombok, Mendikbud Rotasi Guru di NTB

25/08/2018, 17:16 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Muhadjir Effendy
Mendikbud Muhadjir Effendy meninjau proyek pembangunan Rusunawa di RS UMM, Malang, Sabtu (25/8). (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) turut melakukan rehabilitasi atas tragedi gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Khususnya dalam memulihkan kembali dunia pendidikan.

"Rehabilitasi korban gempa bisa dilakukan Kemendikbud. Kalau rekonstruksi dilakukan Kementerian PUPR. Tadi pak menteri (Basuki Hadimoeljono) sudah bilang kan," kata Meteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi ditemui usai meninjau proyek pembangunan Rusunawa di RS UMM, Malang, Sabtu (25/8).

Muhadjir menegaskan, tenaga guru di Lombok tidak mengalami kendala pascagempa. "Tenaga guru kami rotasi saja agar yang terkena gempa itu traumanya hilang terlebih dahulu," imbuhnya.

Namun, tenaga guru yang didatangkan ke lokasi bencana bukan berasal dari luar pulau. Melainkan cukup dari NTB saja. Pasalnya, jumlah tenaga guru di NTB sudah mencukupi. 

Soal trauma healing bagi anak sekolah, Mendikbud sudah menurunkan tim yang berasal dari LSM atau komunitas masyarakat. Trauma healing juga bisa dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos). 

"Trauma healing sudah kami kirimkan LSM yang ikut bergabung. Kemensos dan Kemendikbud atau sekolah untuk menanggulangi trauma siswa," terang Muhadjir.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up