JawaPos Radar

Dua Polisi PJR Korban Penembakan Masih Sadar, Tim Gabungan Dikerahkan

25/08/2018, 03:57 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto usai menjenguk anak buahnya yang terkena tembakan di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/8). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto langsung mendatangi RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon usai peristiwa penembakan orang tak dikenal (OTK) kepada dua anggota polisi Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jabar, Sabtu (25/8).

Kapolda tiba di RS Mitra Plumbon sekitar pukul 01.00 WIB. Kedatangannya selain untuk menjenguk korban, juga ingin memastikan kondisi kedua anggotanya yang sempat terkena tembakan, yakni Aiptu Dodon Kusdianto dan Aiptu Widi Harjana.

Apabila tidak ada aral melintang, rencananya, Sabtu (25/8) siang, kedua korban akan menjalani operasi pengangkatan sejumlah butir peluru yang masih bersarang di badan korban. "Kedua korban masih dalam kondisi hidup. Peluru tidak menyasar ke bagian vital tubuh korban," ujarnya usai membesuk dua anggotanya yang menjadi korban.

Penembakan Misterius
DIJAGA KETAT: Pintu masuk IGD RS Mitra Plumbon Cirebon dijaga ketat anggota kepolisian bersenjata lengkap, Sabtu (25/8) dini hari. (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)

Agung Budi menjelaskan, peristiwa penembakan kedua anggotanya itu bermula saat menjalankan tugas patroli di jalan tol Kanci-Pejagan di KM 243-400. Tepat di KM 244, petugas melihat tiga sosok pria yang sedang duduk di pembatas jalan.

Karena aktivitas ketiga orang itu membahayakan pengendara dan diri mereka, akhirnya Aiptu Widi dan Aiptu Dodon mengimbau agar tidak berada di samping jalan.

Secara tiba-tiba, satu dari ketiga pelaku menembaki anggota polisi berkali-kali. Menurut Agung, petugas sempat memberikan tembakan balasan ke arah pelaku. Akibatnya, Aiptu Dodon mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kanan dan kiri serta mulut. Sementara, Aiptu Widi mengalami luka tembak di dada kanan dan telapak tangan kiri.

Saat disinggung terkait ketiga pelaku, pihaknya masih melacak jejak ketiga pelaku yang kabur ke arah semak-semak. "Pelaku langsung kabur. Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan," tandas Kapolda.

Agung menjelaskan, kasus ini masih ditangani gabungan kepolisian. Dia pun belum bisa memastikan apakah kasus penyerangan anggota polisi PJR di Tol Pejagan-Kanci ada kaitannya dengan perampasan senjata anggota polisi Sabhara Polres Cirebon Kota pada Senin (20/8) lalu. "Belum bisa dipastikan dengan kasus di Kota Cirebon atau tidak," ujarnya.

Kapolda pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut atas peristiwa penyerangan kepada dua anggota Ditlantas PJR Polda Jabar. Dia pun berharap kasus tersebut bisa segera terungkap dan menangkap ketiga pelaku.

"Belum bisa dipastikan apakah ada unsur tindakan terorisme atau tidak. Kami masih mendalami kasus ini dengan melibatkan tim gabungan," tutupnya.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up