JawaPos Radar

1.258 Perempuan Membatik Bersama

25/08/2018, 18:29 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Batik
MEMBATIK: Batik dari Kecamatan Donomulyo yang keluar sebagai juara 3. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sebanyak 1.258 perempuan membantik bersama. Mereka tampak serius menggoreskan malam dengan canting di selembar kain warna putih. Para perempuan itu berasal dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim).

Jumlah 1.258 orang disesuaikan dengan Hari Jadi ke-1.258 Kabupaten Malang. Para perempuan itu menunjukkan skil membatik dalam gelaran Expo Pembangunan Pemkab Malang di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.

Ada 310 desain yang akan menghiasi lembaran-lembaran kain yang dicanting peserta. Ratusan desain tersebut bercorak topeng malangan, tumbuhan, serta berbagai potensi di Kabupaten Malang. Intinya, menampilkan pesona dan keunggulan Kabupaten Malang.

Bupati Malang Rendra Kresna menyampaikan, gelaran membatik secara massal bertujuan mengenalkan kekayaan dan potensi yang dimiliki Kabupaten Malang kepada masyarakat. 

"Gelaran membatik ini untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa kami memiliki begitu banyak pembatik khas Malang," kata Rendra, Sabtu (25/8).

Kabupaten Malang memiliki potensi batik yang luar biasa. Misalnya,  batik Druju yang sudah go internasional, batik Pandan Mulyo serta macam-macam batik lainnya. Kemudian di Kepanjen juga lahir batik seng, Pakisaji memiliki batik topengan serta banyak lagi.

Berbagai potensi itulah yang diangkat dan diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat pada Expo Pembangunan. 

"Tapi banyak yang tidak mengetahui bahwa batik tersebut berasal dari tangan para pembatik Malang. Padahal begitu banyak pembatik dari wilayah ini," ucap Rendra.

Giat membatik juga akan mendapat penilaian. Bagi pembatik yang memiliki ketepatan desain,  kehalusan serta kombinasi warna, akan mendapatkan hadiah puluhan juta rupiah.

Sementara iu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Malang Made Dewi Anggraini menyampaikan, potensi pembatik di Kabupaten Malang sangat luar biasa. Sayangnya, dari 1.258 pembatik yang ada belum terangkat semuanya.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up