JawaPos Radar

Kerja di Jepang, Jebolan UMM Digaji Rp 25 Juta/Bulan

25/07/2018, 05:35 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Perawat
Praktik: Mahasiswa Fikes sedang melakukan praktik pertolongan pertama pada pasien. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjalin kerja sama dengan Jepang. Sejumlah alumni Program Studi (Prodi) Ilmu Keperawatan Fikes UMM dikirim ke Negeri Sakura untuk bekerja di beberapa rumah sakit naungan Mate Care Jepang.

Rencananya, pengiriman tenaga kerja dilakukan awal 2019. Sebelumnya, mereka akan mengikuti kelas persiapan untuk memenuhi standart Bahasa Jepang.

Direktur Mate-Care Jepang Kamimura Yoichiro menyampaikan, saat ini Jepang sedang kekurangan banyak tenaga kerja di beberapa bidang. Antara lain bidang keguruan, teknik perkapalan, teknik informatika, pariwisata dan kesehatan.

Peluang kerja khususnya bagi para alumni Ilmu Keperawatan UMM terbuka lebar. Para alumni Ilmu Keperawatan UMM akan bekerja selama 5 tahun di Jepang dengan gaji sekitar Rp 25 juta per bulan.

Ia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UMM atas kerja sama ini. Yoichiro mengaku sudah banyak melakukan pertemuan dengan beberapa universitas di Indonesia. Namun hanya UMM yang siap menyambut kerja sama tersebut. "Saya sangat bangga dan kagum dengan kesungguhan UMM dalam mengembangkan peluang pekerjaan bagi alumninya," bebernya.

Dekan Fikes UMM Faqih Ruhyanudin menuturkan, pihaknya tidak main-main melakukan persiapan dalam menyambut kerja sama ini. Baik secara keilmuan maupun praktik di lapangan. "Kami juga ada mata kuliah Keperawatan Gerontik dan mata kuliah lain yang secara khusus mempelajari tentang lansia," urainya, Selasa (24/7).

Para alumni UMM tidak hanya diharapkan dapat menimba banyak ilmu dan sukses berkarir di Jepang. Namun juga harus dapat meningkatkan kompetensi setara dengan standar internasional.

"Selain bahasa, sebelum bekerja nantinya mereka akan diajari budaya hingga cara penggunaan ala-alat kesehatan berstandar Jepang. Jadi tidak hanya secara keilmuan, mereka juga bisa belajar hal-hal baik yang lain," tambahnya.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up