JawaPos Radar

Tebing di Majenang Longsor, 72 KK Terisolasi

25/07/2016, 17:04 WIB | Editor: Ilham Safutra
Tebing di Majenang Longsor, 72 KK Terisolasi
Tebing longsor di Dusun Ciakar Desa Pangadegan Kecamatan Majenang, mengakibatkan warga setempat terisolasi dari dunia luar. (Haryadi Nuryadin/Radar Banyumas/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com MAJENANG - Sebanyak 72 kepala keluarga di Dusun Ciakar Desa Pangadegan Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) terancam terisolasi.

Pascalongsor tebing yang melanda, Sabtu (23/7) di dusun tersebut, warga tidak bisa lagi mengakses pusat kota. Jalan yang ditutupi longsoran itu menjadi satu-satunya menuju dunia luar.

"Tebing longsor karena hujan deras selama beberapa jam," ujar Kepala Desa Pangadegang, Toto Sugiyanto, yang dilansir Radar Banyumas (Jawa Pos Group), Senin (25/7).

Dia mengatakan, Warga yang terisolasi berada di wilayah RT 02 dan 03 RW 03 Ciakar. Setidaknya ada 72 keluarga yang menghuni wilayah tersebut.

Panjang longsor lebih dari 6 meter, dengan ketinggian sekitar 1,8 meter. Sementara lebar timbunan sisa tanah longsor menutupi badan jalan.

Pasca-kejadian, pihaknya bersama warga dan aparat terkait sudah melakukan upaya membuka jalan dengan bekerja bakti. Untuk sementara, baru kendaraan roda 2 yang diperkenankan melintas. Sementara kendaraan roda 4, harus mencari jalur lain.

Lokasi tersebut sebelumnya pernah longsor. Terakhir tanah longsor di sana terjadi pada 13 Juli 2016 itu. Lokasi ini dilaporkan terus bergerak hingga membutuhkan penanganan seruis.

"Dulu pernah longsor," ujar Kepala UPT Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majenang, Kabuapten Cilacap Edi Sapto Priyono, kemarin.

BPBD sendiri sudah mengirimkan bantuan logistik untuk mendukung kerja bakti para warga desa. Sebelumnya, BPBD sudah memasang webing jute dan menanam rumput akar wangi guna memperkuat tebing. Hanya saja, kedua alat ini belum bisa mencegah tanah longsor karena masih tergolong baru.

"Kalau rumah warga aman. Longsor hanya menutup jalan desa," tandasnya.(har/ttg/iil/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up