JawaPos Radar

Arus Balik Masih Padat, Suramadu Kerahkan Mobile Reader

25/06/2018, 00:38 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Macet Suramadu
ILUSTRASI: Meski sudah memasuki H+8 lebaran, namun kepadatan arus balik masih terjadi dari maupun ke Surabaya. Salah satunya, kepadatan arus balik terjadi di jembatan Suramadu. (Vivin Agustin Hartono/Radar Madura/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Meski sudah memasuki H+8 lebaran, namun kepadatan arus balik masih terjadi dari maupun ke Surabaya. Salah satunya, kepadatan arus balik terjadi di jembatan Suramadu. 

Humas PT Jasamarga Surabaya Gempol Sasongko mengatakan, kepadatannya lebih tinggi ketimbang di tol Surabaya-Gempol. Namun, pihaknya belum dapat mengkonfirmasi jumlah kendaraan dari dan ke Surabaya. 

Karenanya, atas kepadatan tersebut, pihaknya memanfaatkan mobile reader. Sebanyak dua petugas mobile menghampiri pengendara untuk membantu melakukan pembayaran. 

"Tergantung macetnya di mana. Kalau macetnya di sisi Madura yang kami siagakan di sana," kata Sasongko saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (24/6). 

Sasongko mengatakan, petugas mobile reader tersebut memang biasa disiagakan. Tujuannya, meski tidak memotong antrean, setidaknya arus kendaraan yang keluar dan masuk dapat dipercepat. 

"Sebenarnya kalau memang terjadi kemacetan pada hari biasa pun, mobile reader akan kami siagakan," kata Sasongko. 

Sementara, kepadatan arus balik yang melalui tol Surabaya-Gempol sudah mulai normal. Dia mencatat antrean kendaraan hanya mencapai 5 unit di pintu gerbang tol. 

Sasongko mengkonfirmasi kepadatan itu turun sebesar 20 persen dibanding lalu lintas harian rata-rata (LHR). Yakni, kepadatan arus balik hanya terjadi sisi utara. 

Antara lain, dari Tuban dan Lamongan menuju Surabaya. Sedangkan, arus balik dari sisi selatan tidak terlalu signifikan (kepadatannya). 

"Karena arus kendaraan terpecah saat masuk wilayah Waru, Sidoarjo. Jadi tidak terlalu terfokus. Itu golongan 1 (kendaraan pribadi dan bus) saja," katanya. 

Penurunan arus balik kendaraan juga terjadi di Tol Wargunung. Manajer Operasi PT Jasamarga Surabaya Mojokerto Erfan Affandi mengatakan, pihaknya mencatat antrean hanya sebanyak 2 hingga 3 kendaraan. 

Namun, dia belum dapat mengkonfirmasi berapa angka atau jumlah kendaraan yang keluar masuk melalui tol Warugunung. "Saya harus lihat data dahulu. Tapi sejak ditutup tadi pukul 17.00 WIB, hanya sisa arus kendaraan saja yang melintas," kata Erfan.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up