alexametrics

Fasilitas Observasi Pulau Galang Siap Beroperasi pada Akhir Bulan

25 Maret 2020, 15:31:47 WIB

JawaPos.com–Fasilitas observasi dan isolasi untuk pasien penyakit menular di bekas Kamp Vietnam, Pulau Galang, Kota Batam, siap beroperasi pada Senin (30/3). Saat ini, kesiapan fasilitas itu mencapai 78 persen.

Panglima Marsekal TNI Hadi Tjahjanto seperti dilansir dari Antara pada Rabu (25/3) menyatakan, sebenarnya dalam 3 hari ke depan sudah siap. Namun, masih perlu untuk melatih tenaga medis agar bisa mengoperasikan, hingga efektif Senin (30/3) bisa dioperasionalkan.

Saat ini, kata Hadi, pembangunan akan terus dilaksanakan hingga target yang diinginkan tercapai. Sebagai tahap I, di sana disiapkan 340 unit tempat tidur untuk observasi dam 20 unit ruang isolasi ICU.

”Ruang isolasi beda karena isolasi yang dibangun isolasi yang ICU sehingga dilengkapi tekanan negatif untuk ruangannya, AC standar HEPA, oksigen ada di dalam dan kamar mandi ada di dalam,” kata Hadi.

Rencananya, seluruh peralatan akan tiba di Batam pada Kamis (26/3). Perlengkapan itu akan diterbangkan dari Jakarta menggunakan Hercules. Begitu tiba di Batam, akan langsung diinstal dan digelar.

”Harapan kita, 340 ruang observasi siap digunakan dan 20 ruangan isolasi semua siap, termasuk sarana pendukungnya. Mari kita sama-sama berdoa mudah-mudahan bisa operasional dengan baik seperti harapan kita semua,” ujar Hadi.

Staf Ahli Bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PUPR Achmad Gani Ghazaly menyatakan, semua pembangunan sudah siap. Sekarang masih bersih-bersih dan sudah bisa beroperasi pada Senin (30/3). Petugas hanya tinggal melakukan pemolesan, seperti membetulkan stop kontak yang goyang dan sebagainya.

Air untuk dialirkan ke fasilitas juga sudah siap, sebanyak 5 liter per detik, yang diambil dari Waduk Rempang dan ditampung ke embung baru yang berada di sekitar Kamp Vietnam. Rencananya, pekerjaan tahap 2 akan langsung dikerjakan dengan teknik yang sama menggunakan modular sehingga cepat selesai.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=8p2fmE7j6no

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads