alexametrics

Terus Bergejolak, Merapi Alami Tiga Kali Awan Panas Guguran

25 Maret 2019, 18:46:38 WIB

JawaPos.com – Gunung Merapi selama Senin (25/3) mengalami 3 kali guguran awan panas sejauh 900-1.000 meter. Selain itu juga 2 kali guguran lava yang mengarah ke Kali Gendol, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ).

Data dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta menyebut guguran awan panas pada Senin (25/3) terpantau pada pukul 04.24 WIB. Durasi selama 108 detik dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah Kali Gendol.

Selama pukul 00.00-06.00 WIB terpantau pula guguran lava sebanyak 1 kali. Yakni ke arah Kali Gendol yang jarak luncurnya sejauh 450 meter. Kemudian pada pukul 06.17 WIB, kembali terpantau guguran awan panas dengan durasi 104 detik. Mengarah ke Kali Gendol dengan jarak luncur 1.000 meter.

Untuk pengamatan dari pukul 06.00-12.00 WIB, guguran awan panas terjadi sebanyak 2 kali dengan jarak luncur 900-1.000 meter. Sedangkan guguran lava sebanyak 1 kali dengan luncuran sejauh 350 meter ke arah yang sama.

Hanik Humaida, Kepala BPPTKG Jogjakarta mengatakan, aktivitas Merapi saat ini masih cenderung kecil. Belum ada peningkatan status, dan masih di level II atau Waspada. “Rekomendasi kami, radius 3 kilometer dari puncak kosong dari aktivitas penduduk,” katanya, Senin (25/3).

Karena telah terjadi beberapa kali awan panas guguran yang jarak luncurnya semakin jauh, masyarakat juga diimbaunya menjaga kewaspadaan. Terutama terhadap mereka yang beraktivitas di sekitar Kali Gendol. “Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat  terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ridho Hidayat

Copy Editor :

Terus Bergejolak, Merapi Alami Tiga Kali Awan Panas Guguran