alexametrics
Proyek Jakarta - Cikampek Elevated

Pengamat: Kontraktor Jangan Hanya Kejar Target Proyek Cepat Selesai

25 Maret 2019, 19:21:36 WIB

JawaPos.com – Pekerjaan tol layang (elevated) Jakarta Cikampek tidak hanya menimbulkan lalu lintas semata. Keselamatan pengendara yang melintas di ruas jalan itu kerap terancam.

Pengamat Transportasi Darmaningtyas menyebut, selama ini setiap ada proyek konstruksi, kontraktor hanya mengejar target pekerjaan itu tuntas sebagaimana waktu yang ditentukan. Untuk mengejar target itu mereka bekerja melebihi waktu. Sayangnya demi mengejar target itu mereka mengabaikan keselamatan dan kesehatan (K3).

“Jika pun ada itu hanya untuk pekerja mereka. Padahal ada aspek lain yang harus diperhatikan yakni lingkungan,” kata Darmaningtyas kepada JawaPos.com, Senin (25/3).

Untuk di jalan tol Jakarta Cikampek saat ini terdapat dua proyek konstruksi besar. Yakni Tol Elevated Jakarta – Cikampek dan Light Rail Transit (LRT). Kehadiran dua proyek itu mengakibatkan lajur jalan jadi menyempit. Khusus untuk proyek elevated tol berada di atas ruas tol.

Proyek itu tidak memerhatikan aspek keselamatan. Jaring-jaring pelindung tidak terpasang di sepanjang konsruksi. Alat berat yang berada di bawah konstruksi pun memakan badan jalan tol. Pengaman alat berat itu hanya dengan traffic cone. Keberadaan traffic itu terlalu mepet lokasi konstruksi. Tidak petunjuk bagi pengendara.

Begitu juga di malam hari. Tidak ada penerangan yang memadai. Petugas yang berada di lokasi hanya memerhatikan alat berat dan pekerjaannya. Sedangkan sisi keselamatan untuk pengendara relatif tidak diperhatikan.

Lebih jauh Darmningtyas menyebut, kondisi itu menjadi tanggung jawab penuh dari kontraktor. Mereka harus mengubah manajemen konstruksi. “Kontraktor jangan hanya kejar target proyek cepat selesai saja. Untuk apa pekerjaan cepat selesai tapi memakan korban,” ujarnya mengingatkan.

Syahroni, 30, salah seorang pengendara mengaku kerap kikuk kalau melintas di tol Jakarta Cikampek. Baik dari arah Jakarta maupun Bekasi. “Kondisi rawan itu terdapat wilayah Bekasi,” katanya.

Rawannya tol Jakarta Cikampek diperparah banyaknya kendaraan melintas. Kendaraan besar itu sulit dibedakan antara pengguna jalan atau alat untuk proyek. Sebab tidak ada petugas yang memberikan petunjuk.

Editor : Ilham Safutra

Copy Editor :

Pengamat: Kontraktor Jangan Hanya Kejar Target Proyek Cepat Selesai