alexametrics

Dialog Interaktif di Sragen, TGB Ajak Milenial Tangkal Hoax

25 Maret 2019, 20:05:36 WIB

JawaPos.com – Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi menghadiri dialog interaktif dengan milenial di Gedung Sasana Manggala Sukowati, Sragen, Jawa Tengah, Senin (25/3). Pada kesempatan tersebut, TGB mengajak kaum milenial ikut menangkal penyebaran hoax atau berita bohong yang marak beredar.

Selain TGB, talkshow bertajuk Jangan Takut dan Bersedih, Allah Bersama Kita, juga dihadiri ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomiharjo, pengasuh Ponpes Az Zayadiyy Solo, Abdul Karim atau Gus Karim. 

“Mari adik-adik kaum milenial, kalau menemui berita hal dihadapkan pada kenyataan. Kalau ada yang mengangkat isu agama pada pemerintahan Pak Jokowi, polwan diperbolehkan memakai hijab sejak tahun 2015,” urainya.

Kemudian, TGB melanjutkan, kalau ada yang mengangkat isu pendidikan agama akan dihapuskan, justru pondok pesantren semakin diperhatikan. “Bahkan beliau memilih wakil ulama besar (Ma’ruf Amin),” urainya.

Pada kegiatan yang dihadiri ribuan peserta itu, TGB juga menyampaikan alasan dirinya akhirnya berbalik arah dan memberikan dukungan kepada Jokowi. Pada awalnya, ia mengaku lebih cocok dengan visi misi Prabowo. Tetapi, setelah dirinya mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan Jokowi, akhirnya dirinya menyampaikan dukungan penuh kepada Jokowi.

“Dan saya mendukung Pak Jokowi bukan secara tiba-tiba, tapi melalui proses sejak tahun 2014 sehingga saya berharap Pak Jokowi bisa sampai 2024,” pungkasnya. 

Bantahan mengenai berita hoax juga disampaikan oleh pengasuh Ponpes Az Zayadiyy, Gus Karim. Gus Karim menyampaikan, bahwa Jokowi merasa sakit sekali ketika muncul tudingan bahwa dia dari keluarga PKI. “Saya menyaksikan sendiri keislaman beliau sangat kuat, bahkan keluarga besarnya semua muslim. Dan saya pernah mendengar bacaan surat-surat beliau hafal dan fasih,” ucapnya. 

Gus Karim juga menyampaikan, bahwa dirinya sudah mengenal sosok Jokowi jauh sebelum mantan Wali Kota Solo itu terjun ke dunia politik. Bahkan, dirinya juga sering berbincang bersama. “Tetapi bukan membahas mengenai politik melainkan mengenai agama, beliau haus ilmu agama. Menurut saya beliau Islamnya sangat kuat dan sempurna, ibadahnya juga sempurna karena saya melihat sendiri lima rukun Islam sudah beliau tunaikan,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ari Purnomo

Copy Editor :

Dialog Interaktif di Sragen, TGB Ajak Milenial Tangkal Hoax