alexametrics
Kasus Tewasnya Taruna ATKP Makassar

Polrestabes Makassar Diminta Periksa Ponsel Aldama

25 Februari 2019, 17:10:12 WIB

JawaPos.com – Kasus dugaan kekerasan di Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar masih dalam penanganan Polrestabes Makassar. Namun hingga kini belum diketahui perkembangannya. Kasus tersebut menewaskan taruna tingkat I Aldama Putra Pongkala.

Senin (25/2), keluarga korban mendatangi Mapolrestabes Makassar. Tujuannya untuk menanyakan sejauh mana proses penyidikan. “Kami juga menuntut sama polres kenapa sampai hari ini tidak ada pemeriksaan terhadap handphhone (Aldama). Karena malam hari itu ditelepon seniornya. Makanya itu, kami datang cari tahu. Tapi belum ada hasilnya,” kata ayah Aldama, Daniel Pongkala setelah menemui penyidik.

Dalam pertemuan itu, Daniel menyampaikan kepada penyidik bahwa handphone milik putra tunggalnya mesti diperiksa. Ia menduga dalam handphone itu terdapat percakapan antara Aldama dengan seniornya, M Rusdi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Korban memang sedang dalam kondisi yang tidak sehat saat itu. Tapi di telepon sama seniornya. Tapi saya bilang tidak usah datang. Besok harinya baru pelaku datangi anak saya,” jelas anggota TNI AU berpangkat Pelda ini.

Pemeriksaan barang bukti handphone diyakini akan memudahkan proses penyidikan. Termasuk untuk mencari tahu kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya.

“Polisi menyampaikan pengembangan proses dan menunggu hasil otopsi dari laboratorium. Jadi setelah ada hasil otopsi, baru ada hasil pengembangan lain. Kami sudah tanyakan seperti itu. Kami tunggu informasi berikutnya. Termasuk saksi-saksi yang sudah diperiksa,” ucapnya.

Terpisah, Kapolrestabes Makassar Kombes Dwi Ariwibowo mengungkapkan, sejauh ini penyidik masih terus berupaya mengembangkan perkara. “Tentunya untuk sampai sekarang masih terus melakukan upaya-upaya untuk mengetahui informasi-informasi baru. Makanya kami sampaikan kepada keluarga, tolong bantu kami untuk mengungkap jika terdapat indikasi-indikasi lain,” ujar Dwi.

Soal hasil otopsi yang dianggap keluarga korban cukup berlarut-larut, Dwi menyatakan masih menunggu dari Laboratoirum Forensik (Labfor). Meski belum bisa memastikan kapan hasilnya keluar, Dwi menyatakan akan menyampaikan langsung kepada pihak keluarga korban.

“Saya akan lihat juga hasil otopsi. Karena belum kami terima. Ada beberapa pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium. Hasil otopsi, kami akan kaji lebih jauh,” pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Sahrul Ramadan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Polrestabes Makassar Diminta Periksa Ponsel Aldama