alexametrics

Keluarga Haris: Kami Tak Kenal Bidan Desa Korban Pemerkosaan

25 Februari 2019, 19:48:22 WIB

JawaPos.com – Polda Sumsel terus menyelidiki kasus dugaan penganiayaan yang dialami Haris Ismail, 25. Penganiayaan diduga dilakukan oknum polisi. Penyebabnya, korban disuruh mengaku melakukan pemerkosaan terhadap bidan desa inisial Y, 25.

Orang tua korban, Hayan, 61, mengatakan, keluarganya tidak mengenal bidan desa berinisial Y yang menjadi korban pemerkosaan tersebut. Bahkan, rumahnya dengan lokasi kejadian sangat jauh dan melewati delapan desa di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumsel.

“Jadi kami tidak mengenal bidan itu tapi Haris yang dituduh,” katanya saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Senin (25/2).

Karena itu, pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke Polda Sumsel agar dapat ditindaklanjuti. Sejauh ini, kondisi anaknya sudah mulai membaik. Namun, memang bekas jeratan dikedua tangannya serta luka di wajahnya masih terlihat.

Haris merupakan tulang punggung untuk menghidupi istri dan satu anaknya. “Kami harap kasus ini dilanjutkan karena anak saya sudah dikeroyok,” tutupnya.

Sementara itu, rekan korban, Krisna Murdani, 25, mengatakan pada saat kejadian dirinya bersama korban Haris baru saja pulang bekerja. Kemudian, korban meminjam motornya untuk membeli rokok di kawasan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumsel.

Saat itu, dirinya melihat Haris dihentikan sekelompok orang menggunakan dua mobil dan tiga motor. Ia pun langsung mendatangi rekannya tersebut.

“Saya tanya kepada sekelompok orang tersebut mau dibawa kemana, mereka bilang mau dibawa ke Polda,” singkatnya.

Seperti diketahui, Haris Ismail, 25, yang berprofesi sebagai buruh batu ditemukan warga di Kecamatan Rambutan, Banyuasin, Sumsel dalam kondisi wajah tertutup.

Haris diduga menjadi korban penculikan disertai penganiayaan oleh sekelompok orang. Lantaran, disuruh mengaku melakukan pemerkosaan terhadap bidan desa Y di Ogan Ilir (OI).

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menduga pelaku penganiayaan merupakan oknum polisi. Namun, dirinya belum mengetahui siapa orang tersebut.

Dirinya pun berjanji akan mengungkapkan kasus ini dan tidak akan menutup-tutupinya. 

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Alwi Alim



Close Ads
Keluarga Haris: Kami Tak Kenal Bidan Desa Korban Pemerkosaan