alexametrics

Anak Muda Kesulitan Ekonomi, Irwansyah Tawarkan OK OCE Kito

25 Februari 2018, 18:23:06 WIB

JawaPos.com – Syukuran Relawan Anak Sumatera Selatan (RASS) dihadiri calon wakil gubernur (Cawagub) Sumatera Selatan (Sumsel) Muhammad Irwansyah. Sempat mencuat persoalan sulitnya pemuda untuk mandiri berwirausaha karena keterbatasan modal dan pembinaan. Irwansyah menawarkan program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship atau OK OCE Kito.

Irwansyah mengatakan, masalah sulitnya dana itu sejalan dengan program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship atau OK OCE Kito. Bersama Cagub Aswari, politisi sekaligus pengusaha muda tersebut menginginkan OK OCE Kito sebagai solusi untuk sulitnya lapangan pekerjaan. Antara lain hambatan modal.

Tidak hanya bantuan permodalan, OK OCE Kito juga akan memberikan pendampingan pelatihan kepada peserta. Tidak jauh beda dengan konsep OK OCE yang digagas oleh wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Menurut dia, pesoalan tersebut akan menjadi tanggung jawabnya jika diamanahi memimpin Sumsel mendampingi Aswari.

“Nantinya akan menjadi tanggung jawab pemprov nantinya dengan program OK OCE Kito. InsyaAllah,” kata cawagub nomor urut dua yang didukung Partai Gerindra dan PKS.

Ketua RASS Helen, 20, mengatakan, bersama relawan dia kerap menemukan masalah anak yang kembali tinggal di jalanan setelah ditangkap oleh dinas sosial setempat. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pembinaan.

Misalnya yang dialami Andre, 22, seorang pengamen jalanan. Andre bukan tidak ingin hidup lebih baik. Dia pernah mencoba untuk tidak mengamen lagi dengan berjualan es. Namun harus terhenti karena keterhambatan modal dan memilih kembali ke jalanan.

Helen melanjutkan, kasus yang menimpa Andre tersebut harusnya dapat diantisipasi dengan melibatkan komunitas yang memiliki visi dan misi yang sama soal isu sosial.

“Misalnya, kerjasama dengan pemerintah setempat untuk melakukan keterampilan bersama komunitas. Kita mengerti kedekatan emosional dengan anak jalanan,” kata Helen.

Relawan Komunitas Sosial Pendidikan, Vinta, 22, mengatakan, anak jalanan harus memiliki sikap mandiri. Antara lain, kata dia, mereka diberikan pelatihan oleh divisi sociopreneur.

“Kita melihat dari prestasi dan minat adik. Tentunya dengan memfasilitasi dan membimbing adik-adik jalanan agar bisa untuk seperti ini (bersikap lebih mandiri),” ungkap Vinta yang juga mahasiswa di salah satu perguruan tinggi.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : (yuz/JPC)



Close Ads
Anak Muda Kesulitan Ekonomi, Irwansyah Tawarkan OK OCE Kito