Erupsi Semeru Hampir Setiap Pagi

25 Januari 2023, 18:18:26 WIB

JawaPos.com – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih terus mengalami peningkatan. Bahkan, selama hampir dua pekan terakhir, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu rutin memuntahkan awan panas guguran (APG).

Sejak 14 Januari lalu mayoritas erupsi terjadi pada pagi hari. Pada rentang pukul 05.00 hingga 08.00 WIB. Seperti kemarin (24/1), sekitar pukul 05.10, gunung setinggi 3.676 mdpl (meter dari permukaan laut) itu mengeluarkan APG hingga ketinggian 500 meter dari puncak.

”Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 40 detik,” kata Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Mukdas Sofian.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo juga membenarkan bahwa erupsi Semeru selama beberapa hari terakhir terjadi pagi.

”Dari pengamatan selama sepekan ini memang selalu pagi,” katanya.

Meski demikian, bukan berarti bisa disimpulkan bahwa erupsi di Semeru akan terjadi pagi. ”Waktu erupsi tidak bisa ditebak. Sehingga warga diminta selalu waspada,” tuturnya.

Sejauh ini rentetan erupsi Semeru tidak menimbulkan korban jiwa atau materi. Yang terdampak adalah tertutupnya jalur alternatif Malang–Lumajang di Besuk Kobokan akibat luberan APG. Namun, perkembangan terakhir, kemarin jalur tersebut telah dibuka.

Biasanya erupsi ini erat kaitannya dengan banjir lahar dingin. Sebab, air hujan yang turun di puncak gunung mendorong material vulkanis yang ada di pucuk turun ke bawah, ke aliran lahar Semeru.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : son/c9/ris

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads