alexametrics

Dokter di Medan Bantah Berikan Suntikan Vaksin Kosong ke Siswa SD

Polda Sumut Periksa Saksi Kasus Vaksin Kosong
25 Januari 2022, 06:18:43 WIB

JawaPos.com–Seorang dokter berinisial G membantah tudingan terhadap dirinya yang diduga menyuntikkan vaksin kosong kepada siswa sekolah dasar di Kecamatan Medan Labuhan. Kejadian itu viral di media sosial beberapa waktu lalu.

”Saya bertanggung jawab dan meyakini dengan sungguh-sungguh sesuai sumpah profesi saya, bahwa saya yakini suntikan yang saya berikan adalah berisi vaksin yang telah diisi oleh sejawat saya,” kata G melalui keterangan tertulis, Senin (24/1).

Dia menyatakan, prosedur yang dilakukannya dalam menyuntikkan vaksin telah sesuai SOP. Mulai dari memanggil peserta vaksin untuk duduk dengan mengangkat lengan baju hingga setinggi bahu. Kemudian, melakukan disinfeksi membersihkan dengan alkohol usap di lokasi yang akan disuntikkan vaksin. Selanjutnya, mengambil spuit (alat suntik) 0,5 cc di dalam kotak spuit yang diyakini sudah diisi vaksin sesuai dosis oleh perawat W.

”Lalu melakukan suntikkan vaksin secara intramuskular di daerah lengan kiri atas menggunakan spuit yang diambil dan menyuntikkannya,” ujar dia.

Mengenai viralnya video tersebut, dia mengatakan, sudah ada pertemuan mediasi dengan pihak keluarga, sekolah, dan pihak kepolisian di ruang rapat sekolah. Mediasi dihadiri kepala sekolah, guru-guru, juru vaksin, dan perawat.

Dalam pertemuan mediasi tersebut, kata dia, sudah diberikan penjelasan dan pemahaman bahwa apa yang disuntikkan benar adalah suntikan yang telah berisi vaksin yang telah diisi perawat berinisial W ke dalam spuit.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads