alexametrics

Anggota Polantas Nyaris Jadi Sasaran Gay dari Anak Angkatnya

25 Januari 2018, 09:06:35 WIB

JawaPos.com – Kejahatan komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) untuk menyebarkan penyakit menular dan perilaku menyimpangnya semakin gila dan tidak memandang para korban. Buktinya M Nasyim, 31, seorang lelaki penyuka lelaki (LSL) alias anggota homoseks tega menyebarkan foto ayah angkatnya berinisial MA di akun media sosial (medsos) Instagram.

MA dituliskan LGBT. Mirisnya lagi, MA adalah salah satu personel Satlantas Polresta Bandar Lampung. Foto itu dikirimkan Nasyim yang juga warga Desa Kaliguha, Padangcermin, Pesawaran, Lampung itu ke teman lelakinya, Salimudin (DPO), melalui media sosial (medsos). Parahnya, foto MA yang tengah tidur dan tak berbusana itu di-posting dengan label LGBT. Foto tersebut kemudian viral di medsos.

Akhirnya anggota Satreskrim Polresta Bandar Lampung berhasil meringkus Nasyim pada Selasa (23/1) sekitar pukul 15.30 WIB. Kepada polisi, Nasyim mengaku dirinya adalah penyuka sesama jenis. Nasyim mem-posting foto MA di akun Instagram dengan nama M Nazimtea.

Anggota Polantas Nyaris Jadi Sasaran Gay dari Anak Angkatnya
M Nasyim, seorang lelaki penyuka lelaki (LSL) saat berfoto dengan ayah angkatnya yang difitnah anggota LGBT. (Instagram/m.natimtea)

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Harto Agung Cahyono mengatakan, MA yang juga anggota Satlantas Polresta Bandar Lampung itu kaget saat mengetahui foto-fotonya tersebar dan seakan-akan dirinya adalah seorang LGBT.

“Dengan viralnya foto tersebut, petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, dan berhasil mengamankan tersangka penyebar foto itu di kediamannya di Padangcermin,” katanya dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group), Kamis (25/1).

Nasyim mengaku foto-foto tanpa busana itu diambil tanpa sepengetahuan korban. Selama ini, Nasyim memiliki hubungan khusus dengan Salimudin, pria yang diduga tinggal di Semarang, Jawa Tengah.

Keduanya berhubungan lewat medsos. Nah, Nasyim mengirimkan foto-foto dirinya dan MA kepada Salimudin. “Kemudian Salimudin mem-posting foto-foto yang dikirim Nasyim tersebut ke akun Instagram dan menjadi viral. Saat ini Salimudin sedang dalam pengejaran kami,” terangnya.

Menurut Harto, hubungan MA dan Nasyim sebatas bapak dan anak angkat. Tidak lebih. Namun, Nasyim memiliki hubungan spesial dengan Salimudin.

Terpisah, Kasatlantas Polresta Bandarlampung Kompol M Syouzarnanda Mega membenarkan MA adalah anggotanya. MA dinilainya sebagai pribadi yang normal dan baik. MA juga tak mengetahui sama sekali kalau anak angkatnya memiliki kelainan seksual penyuka sesama jenis. “Untuk latar belakang dari anggota kita sendiri normal. Kemudian bertugas dengan baik. Rajin dinas dan beribadah,” katanya.

Pihaknya pun telah menyerahkan kasus ini ke Reskrim Polresta Bandarlampung untuk diproses lebih lanjut. “Kami juga sudah koordinasi dengan tim siber polda dan mereka telah berkoordinasi dengan reskrim untuk menjelaskan yang sebenar-benarnya,” ucap dia.

Terpisah, MA menegaskan dirinya tidak tahu-menahu kalau anak angkatnya tersebut menyebarkan foto-foto menjurus fitnah ke media sosial. “Apa yang dilontarkan kepada saya itu salah semua. Dia (Nasyim, Red) mengambil dan menyebarkan foto-foto saya, seperti saat sedang tidur tanpa busana dan ganti celana itu tanpa sepengetahuan saya,” ujarnya.

Dilanjutkan, dirinya telah berbaik hati untuk mengangkat pelaku sebagai anak angkat. Namun, pelaku malah tidak dapat berbaik hati atas apa yang telah dia lakukan. “Dia sudah satu tahun saya angkat sebagai anak. Tetapi apa, balasan dia kepada saya malah seperti ini. Membuat saya malu dan juga institusi saya terbawa-bawa,” terangnya.

Dia mengetahui fotonya tersebut telah viral di medsos pada Jumat (19/1) lalu. “Ya, saya tahu foto saya tersebar itu sekitar Jumat lalu dan saya langsung menghubungi dia. Lalu dia bilang nggak sengaja menyebarkan foto itu. Dia bilang khilaf dan mengaku kirim foto itu karena didesak oleh Salimudin (DPO),” ungkapnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (iil/ce1/rgm/JPC)

Saksikan video menarik berikut ini:

Anggota Polantas Nyaris Jadi Sasaran Gay dari Anak Angkatnya