alexametrics

Kasus Tabrak Lari Eko Prasetio, Polresta Solo Gandeng Polda Jateng

24 Agustus 2018, 07:36:14 WIB

JawaPos.com – Penanganan kasus tabrak lari dengan tersangka Iwan Adranacus, 40, hingga menewaskan Eko Prasetio, 28, tidak hanya dilakukan oleh Polresta Solo. Penanganan kasus yang melibatkan bos pabrik cat di wilayah Jaten Karanganyar itu juga melibatkan Polda Jateng

Kapolresta Solo Kombespol Ribut Hari Wibowo menegaskan, pihaknya akan menangani kasus penabrakan ini secara profesional. “Kami sudah menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan akuntabel,” terangnya, Jumat (24/8).

Ribut menambahkan, selain ditangani oleh jajaran Polresta Solo, kasus dugaan pembunuhan ini juga akan di-back up langsung oleh Polda Jateng. Maka dari itu, pihaknya pun meminta kepada masyarakat untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. 

Kasus Tabrak Lari
TKP: Bermula dari cekcok, Eko Prasetio, 28, ditabrak oleh pengendara mobil di Jalan KS Tubun, Manahan, Solo, Rabu (22/8) (Ari Purnomo/JawaPos.com)

“Yang mem-back up kasus ini seperti Ditreskrimum Polda Jateng, Dit intelkam, Propam, Irwasda. Kami minta masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada kami,” urainya.

Sementara itu, untuk mengungkap kasus tabrak lari yang menewaskan Eko, hari ini Polresta Solo akan melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP). Olah TKP juga akan melibatkan Gakkum Ditlantas Polda Jateng dan tim dari Inafis. 

“Kami juga akan melibatkan tim Labfor Polda Jateng untuk memastikan bahwa kami sudah menangani kasus ini secara profesional,” katanya.

Sementara itu, orang tua korban, Suharto mengatakan, pihaknya sudah mengikhlaskan kejadian ini. Untuk penanganannya, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Kami sudah mengikhlaskan anak kami, dan kami percayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian. Kami yakin kepolisian akan menangani kasus ini dengan transparan,” ucapnya. 

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (apl/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Kasus Tabrak Lari Eko Prasetio, Polresta Solo Gandeng Polda Jateng