alexametrics
Surat Edaran Kemendagri

Iwan Bule dan Kang Emil Kompak Soal Bantuan Lombok Dari APBD

24 Agustus 2018, 00:05:48 WIB

JawaPos.com – Kementerian dalam negeri (Kemendagri) RI mengeluarkan surat edaran (SE), terkait pemintaan bantuan keuangan pada pemerintah daerah untuk ikut meringankan masalah bencana alam di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) direspon baik beberapa daerah. Begitupun Provinsi Jawa Barat, yang mengatakan tidak keberatan akan aturan tersebut.

Adapun SE itu yakni Mendagri Nomor 977/6131/Sj dan SE Nomor 977/6132/Sj yang disebar pada Senin 20 Agustus 2018 lalu oleh Tjahjo Kumolo dengan lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 33 Tahun 2017 tentang pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2018 sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 134 Tahun 2017 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 33 Tahun 2017 tentang pedoman penyusunan APB tahun anggaran 2018.

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Mochamad Iriawan merespon baik hal itu. Bahkan Jabar sebelum ada surat edaran pun sudah memberi bantuan secara langsung kepada masyarakat Lombok yang berdampak gempa. Setelah memberikan bantuan, Pemerintah Provinsi Jabar pun akan terus menggalang dana untuk bantuan berikutnya.

“Memberikan apa yang dimiliki Jabar hingga saat ini pun masih terus dilakukan penggalamangan dana. Jadi tidak ada salahnya, kami tidak diminta pun akan bantu karena kami merasa senasib sepertanggungan. Apalagi saya pernah berada di sana dua tahun jadi ada hubungan emosional,” kata Iriawan di Gedung Sate, Bandung, Kamis (23/8).

Hal yang senada pun diungkapkan Sekda Jawa Barat, Iwa Karniwa yang tidak pernah mempermasalahkan sebaran tersebut. Karena Pemprov Jabar sudah mengalokasikan anggaran di pos dana tidak terduga.

“Sehingga begitu ada informasi permintaan dari pemerintah Lombok maka kita bisa proses dalam waktu sehari,” ungkap Iwa.

Lewat Jabar peduli, masyarakat Jabar terus berempati dan membantu warga Lombok yang berdampak. Karena menurut Iwa gempa Lombok berbeda dengan Tsunami Aceh pada 2004 lalu. Pasalnya infrastruktur Lombok masih ada dan kebutuhan masih bisa dibeli.

“Jadi berdasarkan pertimbangan, yang dibutuhkan itu bukan barang tapi uang. Sehingga uang bisa dimanfaatkan pada saat dibutuhkan. Itu lebih efektif dan efisien sesuai kebutuhan masing-masing daerah,” ungkapnya.

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil pun setuju dengan surat edaran itu. Karena APBD adalah uang rakyat maka harus kembali ke rakyat.

“Pada intinya kita mendukung, saya melihat (korban gempa) kasian. Jadi sangat setuju, jika uang rakyat kembali ke rakyat ” ujar Ridwan Kami.

Karena bantuan bisa didapat dari mana saja, baik dana negara maupun masyarakat. Terpenting adalah masyarakat ikut berpartisipasi membantu warga yang membutuhkan.

“Kemarin sudah disalurkan Rp 2 miliar, bulan depan tambah lagi masih proses pengumpulan dan penambahan APBD masih kita bahas,” pungkasnya. (ona/JPC)

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : (ona/JPC)



Close Ads
Iwan Bule dan Kang Emil Kompak Soal Bantuan Lombok Dari APBD