JawaPos Radar

Ibu Asuh 2 Balita Terlantar di Batam adalah Kader Posyandu

24/08/2018, 21:03 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Ibu Asuh 2 Balita Terlantar di Batam adalah Kader Posyandu
Dua Balita yang ditelantarkan ketika bwrada di Mapolsek Bati Aji. (Istimewa)
Share this image

 JawaPos.com - Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Kepri menyayangkan kejadian penelantaran dua anak di bawah lima tahun (Balita) berinisial A, 2, dan R, 3.

Terlebih diketahui bahwa ibu asuh dari dua anak yang tinggal di perumahan Central Park Residence, Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) adalah kader posyandu.

"Kita sayangkan ibu asuhnya menurut informasi adalah kader posyandu, kita tidak tahu latar belakang kenapa kasus ini bisa terjadi, makannya saat ini sedang dilakukan pemeriksaan," kata Komisioner KPPAD Kepri, Ery Syahrial ketika dihubungi pada Jum'at (24/8).

Seperti diketahui, sebelumnya warga perumahan Central Park Residence, Batu Aji, Batam, dikejutkan dengan temuan 2 balita pada Kamis (23/8) malam. Keduanya ditemukan berada di sebuah ruang di samping rumah seorang warga brinisial S (Suryanto).

Ruangan tersebut terbuat dari papan tripleks dan lantainya masih berupa tanah. Berada dalam ruangan tersebut kondisi kedua balita ini terlihat sangat memprihatinkan hingga membuat warga berinisiatif membawanya ke Mapolsek Batu Aji, Batam.

Ery melanjutkan, saat ini hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait belum diterimanya. Namun ia menjelaskan bahwa A dan R sudah mengalami penelantaran sekitar satu bulan.

"Informasi awal anak ini sudah sebulan berada di kondisi ini, makannya kita minta kasus ini diusut tuntas," jelasnya.

KPPAD Kepri juga melakukan langkah-langkah terkait pengasuhan A dan R nantinya. Pihaknya bersama kepolisian akan menelusuri asal usul anak ini. Jika nantinya orangtua kandung keduannya sudah diketahui, maka prioritas pengasuhan akan diberikan ķepada orangtua kandungnya.

Lebih jauh, Ery juga mengapresiasi peran masyarakat yang bertindak cepat melaporkam kejadian ini kepada pihak kepolisian, sehingga dugaan penelantaran ini bisa segera ditindaklanjuti.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up