JawaPos Radar

2 Balita Diduga Ditelantarkan Paman Sendiri

24/08/2018, 15:38 WIB | Editor: Yusuf Asyari
2 Balita Diduga Ditelantarkan Paman Sendiri
Dua balita diduga korban penelantaran ketika berada di Mapolsek Batu Aji. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Warga perumahan Central Park Residence, Batu Aji, Batam, dikejutkan dengan temuan dua balita pada Kamis (23/8) malam. Kedua balita berinisial A, 2, dan R, 3, ditemukan berada di sebuah ruang di samping rumah seorang warga brinisial S.

Ruangan tersebut terbuat dari papan tripleks dan lantainya masih berupa tanah. Berada dalam ruangan tersebut, kondisi kedua balita terlihat sangat memprihatinkan. Warga pun berinisiatif membawanya ke Mapolsek Batu Aji, Batam.

Informasi yang beredar, diketahui S ternyata paman dari kedua balita malang ini. Diduga kedua bocah ini menjadi korban penelantaran karena kindisinya yang memprihatinkan. Sementara dua anak kandung S kondisinya berbanding terbalik dengan kedua bocah malang tersebut.

Dugaan tersebut semakin menguat setelah ada informasi bahwa orang tua A dan R saat ini tengah berada di luar negeri. Namun belum ada keterangan resmi terkait kepastian orang tua Adan R ini.

Kapolsek Batu Aji, Kompol S Dalimunthe mengatakan, saat ini tim dari Satreskrim Polsek Batu Aji tengah memeriksa saksi. Kedua balita tersebut juga dilakukan visum guna mengetahui apakah ada tindak kekerasan yang dialami keduanya.

"Tim penyidik sedang melakukan pemeriksaan, untuk hasilnya belum bisa kita pastikan, kita tunggu hasilnya dulu," kata Dalimunthe yang saat dihubungi sedang berada di Mapolda Kepri, di Kecamatan Nongsa, Batam, pada Jumat (24/8).

Terkait temuan ini, Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, Ery Syahrial mengatakan pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penelantaran ini.

Sementara untuk penanganan medis, kedua anak ini telah dilarikak ke Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUDEF) Batu Aji, Batam. A bahkan sampai saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU rumah sakit.

"Kita koordinasi dengan kepolisian untuk ditangani di rumah sakit dulu, kan ini juga butuh di visum juga," kata Ery menerangkan.

Untuk pengasuhan sendiri, saat ini kedua anak tersebut akan diserahkan kepada Dinas Sosial, mengingat orangtua keduanya masih belum diketahui.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up