alexametrics

Pemerintah Akan Atur Batasan Usia Penggunaan Teknologi pada Anak

24 Juli 2018, 06:50:27 WIB

JawaPos.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise memberikan penghargaan Kota Layak Anak di Gedung Dyandra Convention Hall, Surabaya, Senin (23/7). Penghargaan diberikan kepada kepala daerah. 

Sebanyak 177 wali kota dan bupati yang menerima penghargaan tersebut. Penghargaan diberikan kepada kepala daerah berdasarkan kategori tingkat wilayah. Yakni, pratama, madya, dan nindya. 

“Semoga daerah yang belum mendapat penghargaan, dapat terus mengejar dan membangun kotanya. Sehingga menjadi kota ramah anak,” kata Yohana di gedung Dyandra Convention Hall, Senin (23/7).

Yohana mengatakan, masih banyak yang harus dikerjakan untuk menciptakan kota layak anak. Dia menyinggung soal batasan usia anak terhadap beberapa bentuk perkembangan teknologi. Misalnya telepon seluler (ponsel).  

Yohana tidak menyebut batasan usia berapa, anak diperbolehkan memiliki ponsel. Hanya, dia mengaku sudah berkoordinasi kementerian lain. Hasilnya adalah surat keputusan dan kebijakan antar kementerian terkait. 

“Kami juga akan diskusikan publik dahulu. bersama masyarakat, akademisi, dan lembaga terkait. Tujuannya, untuk melihat seberapa bahaya dampak gadget (ponsel) terhadap anak,” kata Yohana. 

Menurutnya, tidak mudah untuk mengikis kebiasaan anak terhadap penggunaan ponsel. Karena, lanjutnya, anak zaman sekarang memang sudah terpapar dampak negatif dari penggunaan produk teknologi. 

Misalnya, pornografi, narkoba, rokok, hingga kekerasan dan kejahatan seksual antar anak. Karenanya, Yohana menganggap surat keputusan antar kementerian dan diskusi publik tersebut juga merupakan upaya melalui konsep alternatif. 

“Sehingga kami dapat membatasi dan mencegah anak-anak terkena dampak negatif ponsel. Jadi saya akan bersikap keras soal pembatasan usia dalam hal penggunaan ponsel,” tegasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (HDR/JPC)

Pemerintah Akan Atur Batasan Usia Penggunaan Teknologi pada Anak