alexametrics

Stunting di Jatim Menurun, Angka Kematian Bayi Diprediksi Berkurang

24 Juni 2022, 13:01:26 WIB

JawaPos.com–Jawa Timur mengalami penurunan angka stunting yang signifikan sebanyak 3,35 persen. Dari sebelumnya 26,86 persen pada 2019 menjadi 23,5 persen pada 2021.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai penurunan angka stunting itu akan berdampak pada penurunan jumlah kematian bayi. Semua elemen strategis bersinergi berupaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Jawa Timur.

”Kepedulian menurunkan angka AKI dan AKB di Jawa Timur menjadi poin penting yang harus menjadi perhatian bersama. Saya ingin mengajak kita semua untuk memperingati Hari Bidan Nasional ini dengan menyatukan langkah dalam upaya menurunkan AKI dan AKB. Ini PR kita bersama,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jumat (24/6).

Ajakan itu juga sejalan dengan tema yang diambil untuk Hari Bidan Nasional 2022 yaitu Perjalanan Panjang Profesi Bidan Mewujudkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Maju. Khofifah menerangkan, untuk mengatasi AKI dan AKB dibutuhkan intervensi dari hulu.

”Untuk AKI, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah layanan kesehatan pada ibu sejak proses mengandung,” papar Khofifah.

Menurut dia, itu mulai dari kecukupan gizi, adanya kontrol rutin kehamilan dan kesehatan ibu. Yang tak kalah penting kontrol dan pemeriksaan saat ibu sedang atau telah melewati proses persalinan.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads