alexametrics

BPBD Kabupaten PPU Pastikan Karhutla Telah Padam

24 Mei 2022, 06:19:07 WIB

JawaPos.com–Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Penajam pada Minggu (22/5), telah padam.

”Karhutla terjadi Minggu (22/5), sekitar pukul 15.30. petugas memadamkan sampai malam, kemudian Senin (23/5) telah padam,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU Marjani seperti dilansir dari Antara di Samarinda.

Karhutla tersebut terjadi di RT 03, Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, PPU. Luas area yang terbakar sekitar 0,5 hektare, sementara material yang terbakar adalah lahan gambut dengan tumbuhan semak belukar. Penyebab api hingga menyebabkan lahan tersebut terbakar, hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.

Marjani menambahkan, tim sempat kembali ke lokasi yang terbakar karena sejumlah titik masih mengeluarkan asap. Tim melakukan pemadaman secara manual di beberapa titik yang masih terpantau di batang pohon di lokasi karhutla.

”Sekarang telah dinyatakan aman,” ucap Marjani.

Dia mengingatkan semua pihak atas kerawanan kebakaran di lahan jika hari panas. Kabupaten PPU memiliki sekitar 1.400 hektare lahan gambut. Kewaspadaan terhadap lahan gambut menjadi penekanan karena jika ada titik api di lahan gambut, akan cepat menyebar. Sebab bagian bawah gambut banyak biomassa kering yang mudah terbakar.

”Kewaspadaan karhutla di luar lahan gambut juga tetap menjadi perhatian, sehingga semua pihak harus terus waspada, jangan melakukan pembakaran ketika ingin membuka lahan, jangan membuang puntung rokok di hutan yang banyak daun mengering, apalagi di lahan gambut,” ujar Marjani.

Marjani menjelaskan, total lahan gambut di PPU yang sekitar 1.400 hektare tersebut umumnya berada di kawasan pesisir. Terutama di Kecamatan Penajam yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan. Seperti di Kelurahan Petung ada sekitar 700 ha lahan gambut, Kelurahan Nenang sekitar 400 ha, di Desa Giri Purwa ada sekitar 200 ha, dan sisanya 100 ha tersebar di sejumlah desa dan kelurahan.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads