alexametrics

Pemilihan Wagub DKI Menggantung, Syaikhu Belum Mau Mundur dari DPR

24 Mei 2019, 14:44:45 WIB

JawaPos.com – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu berpotensi menempati jabatan sebagai eksekutif maupun legislatif. Namanya sudah masuk dalam bursa kursi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Salahuddin Uno. Selain itu, dia juga selangkah lagi akan dilantik sebagai anggota DPR RI.

Terkait itu, Syaikhu belum mau memutuskan akan memprioritaskan jabatan yang mana, mengingat tidak bisa rangkap jabatan. Dia hanya berharap pemilihan Wagub DKI bisa dilakukan segera. Apabila pemilihan berlangsung sebelum ia dilantik sebagai Anggota DPR RI maka tidak ada keharusan baginya untuk mundur sebagai legislatif.

“Di Senayan juga belum dilantik. Kalau pemilihan sebelum 1 Oktober ya nggak ada alasan juga untuk saya mundur,” ujar Syaikhu di Balaikota Jakarta, Jumat (24/5).

“Ya mudah-mudahan lah itu teman-teman di dewan bisa cepet menyelesaikan pansus kemudian juga panlih nya segera dibentuk dan sesuai dengan aturan yang dibuat itu segera dipilih Wagub yang disepakati,” imbuhnya.

Pria yang pernah maju dalam Pilkada Jawa Barat itu menilai Wagub DKI sudah terlalu lama kosong. Namun, persoalan di ibukota terus muncul. Sehingga Gubernur perlu segera didampingi untuk melayani masyarakat.

“Sudah terlalu lama. Sementara persoalan di DKI banyak hal yang harus ditangani,” tegas Syaikhu.

Pansus Wagub DKI ke Riau

Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Istimewa)

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik mengatakan, pansus pemilihan Wagub sudah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Riau sejak hari Rabu dan selesai hari ini. Kunjungan ini karena Riau pernah mengalami pergantian Wagub di tengah jalan sehingga DKI coba mempelajari prosesnya.

“Lagi kunker ke Riau. Riau kan sudah melakukan pemilihan. Pansus sudah kunker. Baru pulang hari ini,” ujar Taufik.

Hasil kunker ini akan sendiri akan dibawa pada rapat hari Senin mendatang. Jika proses berjalan cepat, maka panitia pemilihan (panlih) sudah bisa dibentuk sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Kalau tata tertib sama panlih bisa sebelum lebaran kalau dikebut,” pungkas Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan