alexametrics

Hapus Stigma Negatif, Begini Aksi Para Perempuan Bercadar

24 Mei 2018, 21:17:19 WIB

JawaPos.com – Sejumlah anggota komunitas Muslimah Soloraya yang mayoritas beranggotakan perempuan bercadar buka suara terkait diskriminasi yang diterimanya. Semenjak terjadinya teror bom di beberapa lokasi dan salah satunya dilakukan oleh perempuan bercadar, membuat banyak masyarakat yang beranggapan bahwa perempuan bercadar adalah seorang teroris.

Untuk itu, dengan kegiatan yang sekaligus membagikan takjil ini, komunitas tersebut ingin mengubah stigma negatif mengenai perempuan bercadar. 

Ustadzah Dewi Purnamawati selaku korlap kegiatan mengungkapkan, bahwa kegiatan ini sebagai bentuk keprihatinan kami. Hal ini karena sejumlah perlakuan yang tidak menyenangkan yang pernah dilakukan terhadap kami semenjak adanya teror bom.

Perempuan Bercadar
Cadar bukanlah simbol teroris (Ari Purnomo/JawaPos.com)

“Seperti saat naik bus dan kami diturunkan, kami tidak boleh naik karena kami bercadar,” ungkapnya kepada JawaPos.com di sela aksi yang diadakan di Gladak, Solo, Jateng, Kamis (24/5). 

Tidak hanya itu, Dewi juga mengatakan, bahwa selama ini keberadaan perempuan muslimah bercadar juga sering diplintir demi kepentingan pihak tertentu. Seperti saat muslimah yang mengenakan cadar dan digunakan sebagai cover di sebuah majalah.

“Seakan-akan kami begitu jahatnya, jadi tolong, jangan samakan kami dan tolong pahami kami,” pintanya. 

Dalam kegiatan tersebut, komunitas tersebut juga membagikan takjil kepada pengguna jalan yang melintas. Takjil yang dibagikan diantaranya kolak manis dan juga tengkleng. Tidak hanya itu, sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan perempuan muslimah bercadar, kelompok tersebut juga membentangkan spanduk dan meminta warga untuk memberikan tanda tangannya.

“Ini sebagai bentuk dukungan masyarakat, bahwa cadar bukanlah simbol teroris,” ucapnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (apl/JPC)



Close Ads
Hapus Stigma Negatif, Begini Aksi Para Perempuan Bercadar