Bercanda soal Bom, Begini Jadinya

24/05/2018, 16:47 WIB | Editor: Ilham Safutra
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto (Miftahulhayat/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Jangan pernah main-main dengaan. Apalagi bercanda di bandara. Hal itu bisa berdampak pada kepanikan orang banyak. Hal itu dialami dua anggota DPRD Banyuwangi, Basuki Rahmad dan Nauval Badri.

Akibat percandaannya soal bom di bandara, mereka akhirnya tidak bisa terbang. Tidak hanya itu, perbuatan kedua anggota legislatif itu pun terancam dipidana.

Dua anggota DPRD Banyuwangi, Basuki Rahmad dan Nauval Badri bisa saja dipidana karena gurauannya soal bom. Hal itu disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto.

Dia menyatakan, kalau bercanda itu jangan sampai mengganggu kenyamanan dan membuat orang lain jadi panik. "Paling tidak dia mengganggu ketertiban umum," katanya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/5).

Setyo meminta masyarakat tidak usah bercanda mengenai bom. Sebab akan akan berdampak buruk. Terutama jika berada di tempat publik, seperti di bandara.

"Setiap ada yang menyatakan itu (ada bom) pasti harus disterilisasi. Kalau hanya main-main, ternyata nanti betul, itu kita semua salah. Tidak boleh bermain-main dengan mengatakan ada bom," pungkasnya.

Sebelumnya, di tengah isu terorisme yang masih hangat, dua anggota DPRD Banyuwangi, Basuki Rahmad dan Nauval Badri diamankan petugas Bandara Banyuwangi. Mereka diamankan karena bercanda yang menyebut soal bom saat hendak naik pesawat Garuda rute Banyuwangi-Jakarta, Rabu sore (23/5).

Kejadian itu bermula petugas Avsec di Bandara Banyuwangi menanyakan isi tas kedua anggota DPRD tersebut. Lantas Rahmat menjawab ada bom. Mendengar jawaban dari Rahmat, lantas si pramugari melapor ke pilot. Akibatnya sang pilot pun tidak berani terbang, jika penumpang tersebut tidak turun.

Kedua anggota dewan itu lantas diturunkan ke Kantor Angkasa Pura di Bandara Banyuwangi. Sedangkan untuk barang bawaan kedua penumpang dilakukan pemeriksaan. Hasilnya tidak ditemukan barang yang mencurigakan.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi