alexametrics

Rawan Kematian, Angkutan Sungai di Sumsel Banyak Tak Patuhi Aturan

24 Maret 2019, 19:13:57 WIB

JawaPos.com – Kecelakaan angkutan sungai di Sumsel masih terus berulang. Nyawa puluhan penumpang melayang dalam kecelakaan tersebut.

Hal ini disebabkan belum ada satupun angkutan sungai antar kabupaten/kota di Sumsel memenuhi spesifikasi sesuai aturan.

“Rata-rata banyak kapal tidak sesuai dengan spesifikasi yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Perhub),” kata Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Sumsel, Leni Milana saat ditemui, Minggu (24/3).

Dijelaskannya, di dalam Pergub nomor 12 tahun 2015 diatur jika ukuran jendela sekurangnya 75 x 50 sentimeter, plafon atau atap kapal setinggi minimal 150 sentimeter dan lain sebagainya.

Namun, pada kenyataannya aturan tersebut tidak diindahkan oleh pemilik hingga si pembuat kapal. Belum lagi kelengkapan seperti life jacket dan lain sebagainya.

“Dengan kondisi ini tentunya saat berada di dalam kapal kemudian kecelakaan maka sangat rawan dengan kematian. Karena sulit untuk keluar dari kapal,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya sebagai Satpol PP Sumsel berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Dishub, Ditpolair akan melakukan razia dalam penegakan perda tersebut.

Ia mengaku memang selama ini yang memiliki kewenangan yakni Polair, KSOP hingga Dishub. Namun, sebagai Pol PP pihaknya ikut andil dalam penegakan perda tersebut.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan sosialisasi dahulu kepada pembuat kapal untuk membuat kapal sesuai dengan aturan.

Kemudian, pihaknya akan sosialisai kepada serang hingga kernet agar menyediakan life jacket hingga alat keselamatan lainnya.

Jika memang tidak juga dipatuhi maka akan diberikan sanksi administrasi dengan berkoordinasi dengan Dishub. “Tapi ini dilakukan secara bertahap,” jelanya.

Ia mengaku kapal yang sudah terlanjur dibuat tidak sesuai spesifikasi pun tidak serta merta ditarik atau dicabut izinnya. 

Karena, jika semua ditarik bagaimana masyarakat bisa kembali dan pergi ke daerahnya. Mengingat, angkutan sungai ini angkutan utama di beberapa kawasan di Sumsel.

“Kami akan koordinasikan lagi dengan Dishub untuk permasalahn ini,” tutupnya.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Alwi Alim

Copy Editor :

Rawan Kematian, Angkutan Sungai di Sumsel Banyak Tak Patuhi Aturan