alexametrics

MRT Gratis Dinilai Akan Membebani APBD

24 Maret 2019, 06:35:41 WIB

JawaPos.com – Usulan yang dilontarkan DPRD DKI Jakarta agar tiket Moda Raya Terpadu (MRT) digratiskan menuai pro dan kontra. Sebab meski APBD DKI cukup tinggi, namun digunakan untuk berbagai bidang. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun tidak setuju dengan usulan tersebut.

Pengamat Tata Kota Nirwono Joga pun mendukung pemikiran Anies. Menurutnya memang hal tersebut tidaklah mungkin diwujudkan. Sebab, bisa membuat APBD DKI Jakarta membengkak.

“Lagi-lagi politik menarik simpati warga mereka (DPRD DKI). Padahal nggak mungkin (gratis) karena akan membebani APBD DKI dan biaya operasional menjadi tidak sehat juga buat perusahaan,” tutur Nirwono kepada JawaPos.com, Sabtu (23/3).

Nirwono pun menilai usulan anggota dewan tidak mendidik warga. Sebab angkutan massal seperti MRT, LRT, atau BRT tidak mungkin digratiskan karena perusahaan memiliki standar pelayanan minimal yang perlu dijaga.

“Biaya pemeliharaan, terus perawatan kereta, sarana, dan prasarananya butuh biaya besar. Pendapatan dari tiket saja sebenarnya tidak mencukupi apalagi jika digratiskan,” terangnya.

Jika terus menerus disubsidi, Nirwono menyatakan otomatis APBD bengkak padahal dana subsidi tersebut bisa dialihkan ke hal pembangunan lain. Misalnya seperti pendidikan, penataan kampung, kesehatan, taman dan lainnya.

Sebelumnya, Wakil ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik tegas melihat bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta bisa memberikan subsidi untuk tiket MRT, bahkan hingga gratis. Melihat APBD DKI yang saat ini menembus angka Rp 89 triliun.

“Kami mau kaji dulu APBD-nya. Kalau kami punya duit seharusnya tinggal hitung berapa sih kebutuhannya. Kalau perlu masyarakat dikasih gratis saja,” ucap Taufik saat dikonfirmasi, Sabtu (23/3).

Sebenarnya, Taufik melihat bukan hal yang tidak mungkin jika tarif MRT Jakarta digratiskan. Sebab, saat ini Pemprov DKI saja telah mampu memberikan subsidi untuk tiket Transjakarta sebesar 80 persen.

“Noh, lihat Transjakarta saja sudah 80 persen kami subsidi, sisa 20 persen lagi. Ah kecil itu, kami punya banyak duit kok. Ya belum dihitung saja. Kalau APBD Rp 100 triliun buat apa duitnya? Bisa gratis kok,” ungkap Taufik.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Reyn Gloria

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
MRT Gratis Dinilai Akan Membebani APBD