alexametrics
Tidak Flat Seperti KRL dan Tergantung Jarak

Anies: Tarif MRT Ada Di Bawah Rp 10 Ribu, Ada yang Di Atas

24 Maret 2019, 12:30:02 WIB

JawaPos.com – Gubernur Anies Baswedan memastikan tarif layanan menggunakan transportasi massal Moda Raya Terpadu (MRT) sudah dikeluarkan Senin (25/3) besok. Menurutnya, tarif yang akan digunakan tidak flat layaknya angkutan Bus Transjakarta dan Kereta Rel Listrik (KRL). Tarif MRT akan dihitung berdasarkan perhitungan jarak stasiun ke stasiun.

Anies menyebutkan, estimasi tarif yang diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yaitu Rp 10 ribu. Kendati demikian, Anies belum memberikan kepastian tarif keseluruhan perjalanan dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun HI.

“Tarif itu bukan tarif flat. Jadi ada yang di bawah Rp 10 ribu, ada yang di atas. Tergantung anda dari mana mau ke mana. Jadi, ini bagian dari kebiasaan baru. Kita kebiasaannya tarifnya flat. Kalau (MRT) ini tarifnya berdasarkan stasiun. Anda naik dari stasiun mana, turun stasiun mana, harganya beda-beda,” ujar Anies usai menghadiri peresmian pengoperasian MRT Jakarta di Kawasan Bundaran HI, Minggu (24/3).

Anies mengaku kesepakatan nominal tarif MRT sudah disepakati oleh DPRD DKI Jakarta dan Pemprov DKI. Hanya saja, dia belum bisa menyampaikan kepada publik saat ini. Sesuai dengan kesepakatan, ketentuan dan mekanisme perhitungan tarif MRT Jakarta akan diumumkan besok.

“Kenapa saya tidak memberitahukan sekarang?, meskipun sudah disepakati, tapi belum diketok. Kesepakatannya sudah, nanti diketoknya hari Senin (besok),” ujarnya.

Dia menambahkan, tabel tarif perjalanan MRT sudah diterimanya. Tarif MRT dihitung disesuaikan dengan masing-masing jarak per stasiun.

“Tabel (tarif) di kantong saya sekarang. Tabelnya ada dari setiap stasiun ada, tapi saya ingin jaga. Etikanya, diumumkan hari Senin,” jelas Anies.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Wildan Ibnu Walid

Copy Editor :

Anies: Tarif MRT Ada Di Bawah Rp 10 Ribu, Ada yang Di Atas