alexametrics

Dinkes Telusuri Penyebab Anak Meninggal Setelah Divaksin Covid-19

24 Januari 2022, 06:45:18 WIB

JawaPos.com–Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, masih menelusuri penyebab seorang anak meninggal dunia setelah mendapatkan vaksin Covid-19. Itu dilakukan untuk mengetahui dan memastikan penyebabnya karena vaksin atau ada riwayat sakit lain.

”Kita belum bisa menyimpulkan karena tim KIPI (kejadian ikutan pascaimunisasi) akan menelusuri dan mendiskusikan. Kita juga belum bisa memberikan keterangan dari mana dan apa penyebabnya,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani seperti dilansir dari Antara di Garut, Minggu (23/1).

Dia menuturkan, korban seorang perempuan pelajar kelas 4 sekolah dasar yang mendapatkan vaksinasi di sekolahnya, Sabtu (15/1). Siswi tersebut, kemudian mengeluhkan sakit muntah-muntah lalu dibawa ke Puskesmas Wanaraja pada 19 Januari. Selanjutnya, diperiksa dokter dan sehari kemudian kondisi kesehatannya mulai membaik.

”Masuk Puskesmas itu 19 Janiari karena muntah-muntah, agak jauh jaraknya dari vaksinasi,” ujar Leli.

Dia menyampaikan, pada 21 Januari anak tersebut kembali muntah-muntah, lalu mendapatkan penanganan lebih lanjut dengan melakukan cek laboratorium. Namun, sorenya meninggal dunia.

”Anak muntah-muntah lagi disertai sakit kepala, kemudian cek lab, sorenya kondisi anak ngedrop, pukul 17.35 pasien dinyatakan meninggal dunia,” terang Leli.

Dia menyampaikan, saat pemeriksaan kesehatan sebelum divaksin kondisi anak tersebut sehat dan dinyatakan boleh divaksin Covid-19.

Terkait jumlah kasus anak meninggal dunia setelah divaksin, kata dia, baru satu orang. Selain itu, ada juga anak yang mendapatkan penanganan kesehatan setelah divaksinasi.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads